Yogyakarta

BPPTKG Jelaskan Aktivitas Gunung Merapi Terkini dan Prediksi Erupsi Berikutnya

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Dr Hanik Humaida mengatakan kondisi Merapi sampai saat ini masih te

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
Istimewa / tangkapan layar
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Dr Hanik Humaida dalam Webinar Peringatan 100 Tahun Pemantauan Gunung Api di Indonesia dengan tema “Erupsi Besar Merapi Tahun 2010: Sebuah Refleksi di Masa Pandemi”, Jumat (11/9/2020). 

“Dengan volume tersebut jarak awan panas yang dihasilkan tidak lebih dari 3 km dari puncak Merapi ke Kali Gendol,” ungkapnya.

Ia menambahkan, letusan eksplosif yang selama ini terjadi tidak mengancam keselamatan penduduk di luar radius 3 km. Selama ini lontaran material terjauh terjadi di dalam radius 1,5 km dari puncak Gunung Merapi.

Saat kondisi Covid-19 ini, Hanik menerangkan, harus dilakukan persiapan lebih untuk mengantisipasi dampak bencana Merapi.

“Kami melakukan pelatihan kebencanaan berupa wajib latih penanggulangan bencana (WLPB) bersama masyarakat dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Jika terjadi bencana yang berbarengan (Covid-19 dan erupsi Merapi) kami terus koordinasi dan memantau dengan lebih aktif. Kami juga terus memberi informasi kepada masyarakat,” tandas Hanik. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved