Yogyakarta
BPPTKG Jelaskan Aktivitas Gunung Merapi Terkini dan Prediksi Erupsi Berikutnya
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Dr Hanik Humaida mengatakan kondisi Merapi sampai saat ini masih te
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
“Dengan volume tersebut jarak awan panas yang dihasilkan tidak lebih dari 3 km dari puncak Merapi ke Kali Gendol,” ungkapnya.
Ia menambahkan, letusan eksplosif yang selama ini terjadi tidak mengancam keselamatan penduduk di luar radius 3 km. Selama ini lontaran material terjauh terjadi di dalam radius 1,5 km dari puncak Gunung Merapi.
Saat kondisi Covid-19 ini, Hanik menerangkan, harus dilakukan persiapan lebih untuk mengantisipasi dampak bencana Merapi.
“Kami melakukan pelatihan kebencanaan berupa wajib latih penanggulangan bencana (WLPB) bersama masyarakat dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Jika terjadi bencana yang berbarengan (Covid-19 dan erupsi Merapi) kami terus koordinasi dan memantau dengan lebih aktif. Kami juga terus memberi informasi kepada masyarakat,” tandas Hanik. (TRIBUNJOGJA.COM)