Apakah Bumbu Dapur Bisa Kedaluwarsa? Jika Iya, Sampai Kapan Bisa Digunakan?
Kita mungkin sering menggunkan rempah dan bumbu dapur untuk memasak, tapi kapan bumbu-bumbu itu kadaluwarsa? Berikut penjelasannya!
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Rina Eviana
TRIBUNJOGJA.COM - Bumbu dapur adalah bagian penting untuk masakan rumahan, baik untuk ibu rumah tangga maupun koki profesional.
Rempah dan bumbu dapur lebih dari sekadar perasa untuk makanan.
Mereka juga bisa menjadi pewarna alami dan juga bahkan antioksidan, misalnya cengkeh, kunyit, rosemary, dan kayu manis.
Tapi kadang ada timbul pertanyaan, apakah rempah dan bumbu dapur itu bisa kedaluwarsa? Kalau bisa, lalu kapan mereka sudah tidak bisa digunakan?
Tribunjogja.com melansir dari laman Healthline.com, Senin (24/8/2020). badan obat-obatan dan makanan Amerika Serikat (FDA) mendefinisikan rempah dan bumbu dapur sebagai zat nabati aromatik.
Ada beberapa jenisnya, yaitu utuh, pecah, atau digiling yang fungsi utamanya adalah sebagai penyedap makanan, bukan nutrisi.

Dalam dunia kuliner, rempah adalah bumbu yang dibuat dari akar, kulit kayu, atau batang tanaman yang dikeringkan, sedangkan herbal adalah daun yang dikeringkan atau segar dari tanaman.
Saat menentukan umur simpan herbal dan rempah-rempah kering, variabel yang perlu dipertimbangkan termasuk jenis, pemrosesan, dan penyimpanannya.
• Tips Memilih Ikan Bandeng yang Segar dan Enak untuk Dimasak
Misalnya, rempah-rempah kering cenderung bertahan lebih lama daripada herba kering, dan semakin banyak bumbu utuh, atau kurang diproses, maka semakin lama umur simpannya.
Herbal kering biasanya bertahan 1-3 tahun. Contohnya termasuk:
1. Kemangi
2. Oregano
3. Rosemary
4. Daun salam
5. Peterseli
6. Ketumbar
7. Daun mint
8. Dll
Rempah-rempah yang dihaluskan atau dijadikan bubuk biasanya memiliki umur simpan 2–3 tahun. Contoh:

1. Jahe bubuk
2. Bubuk bawang putih
3. Kayu manis bubuk
4. Bubuk cabai
5. Kunyit bubuk
6. Kapulaga
7. Paprika bubuk
8. Campuran bumbu, dll.
Bumbu utuh atau tidak digiling memiliki umur simpan yang paling lama, karena lebih sedikit area permukaannya yang terpapar udara, cahaya, dan kelembapan.
Hal ini memungkinkan mereka untuk mempertahankan minyak aromatik dan senyawa perisa lebih lama dari pada jenis lainnya.
Jika disimpan dengan benar, bumbu utuh bisa bertahan hingga 4 tahun. Misalnya:
1. Merica utuh
2. Ketumbar
3. Biji jintan
4. Buah pala utuh
5. Cengkeh
6. Batang kayu manis
7. Cabai kering utuh
8. Serai
( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)