Update Corona di DI Yogyakarta

Destinasi Wisata Pasar Kebon Empring di Bantul Mulai Menggeliat

Destinasi wisata yang menyajikan nuansa alam dan aneka suguhan kuliner tradisional itu, sudah mulai ramai dikunjungi di masa adaptasi kebiasaan baru.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Sejumlah wisatawan sedang bersantai, menikmati suasana di area wisata Pasar Kebon Empring, Padukuhan Bintaran Wetan, Srimulyo, Piyungan, Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Setelah sempat ditutup akibat pandemi Coronavirus Disease 2019 atau (COVID-19), kini sejumlah objek wisata di Bumi Projotamansari mulai beroperasi kembali.

Satu di antaranya, Pasar Kebon Empring yang berada di Padukuhan Bintaran Wetan, Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul. 

Destinasi wisata yang menyajikan nuansa alam dan aneka suguhan kuliner tradisional itu, sudah mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Protokol kesehatan diberlakukan secara ketat.

Di antaranya, sebelum memasuki area wisata pengunjung wajib mencuci tangan dan memakai masker.

Pasar Malam Alun-Alun Paseban Bantul Mulai Bangkit

Ada pengecekan suhu badan hingga diharuskan mengisi buku tamu beserta nomor kontak yang bisa dihubungi. 

Memasuki ke dalam area wisata, sejumlah imbauan agar mematuhi protokol kesehatan terpasang.

Di sejumlah sudut, tersedia pula tempat cuci tangan.

Beberapa tempat duduk juga diberi tanda cross agar antar pengunjung bisa saling menjaga jarak. 

Pengelola Pasar Kebon Empring, Titik mengatakan, wisata di bantaran Sungai Gawe tersebut mulai uji coba beroperasi kembali tanggal 12 Juli lalu setelah sebelumnya sempat ditutup akibat merebaknya wabah corona selama lebih kurang hampir empat bulan.

Tepatnya, tanggal 20 Maret 2020. 

Saat ini, setelah kembali dibuka, pihak pengelola telah menyesuaikan dengan tata kehidupan normal baru.

"Kami batasi pengunjung di area wisata hanya boleh 300 orang saja," kata dia, Rabu (19/8/2020).

Dalam Simulasi, Satpol-PP Bantul Ciduk dan Beri Surat Teguran Para Pelanggar Tak Pakai Masker

Pengaturan pengunjung dengan cara bergantian.

Ketika di area wisata terlihat sudah padat dan memenuhi kuota 300 orang, maka petugas yang berjaga di bagian depan akan menghentikan pengunjung masuk.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved