Yogyakarta

Dewan Kebudayaan DIY Kebut Jadikan Sumbu Filosofis sebagai Warisan Budaya Dunia tahun 2020

Jadwal semula untuk sidang Sumbu Filosofis DIY dijadwalkan pada Juli 2020. Namun mundur dan belum ada informasi selanjutnya.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Ketua Dewan Kebudayaan DIY Djoko Dwiyanto (kiri) dan Koordinator Komite Pertimbangan Tak Benda Dewan Kebudayaan DIY KPH Notonegoro 

"Termasuk kerja besar yang sedang dikerjakan oleh Pemda Diy saat ini, seperti pendaftaran sumbu filosofis sebagai warisan di unesco itu juga Keraton punya peranan yang sangat besar, bukan hanya kepentingan karena histori dari keraton juga. Jadi harapannya dengan adanya perwakilan Keraton di Dewan Kebudayaan ini harapannya kerjasama ini bisa berlangsung secara kontinyu tanpa ada batas karena kami ikut bekerja," ujarnya.

Menantu Sri Sultan Hamengku Buwono X tersebut menambahkan bahwa terkait sumbu filosofis bukan hanya dilihat dari sejarah masa lampau tapi juga harus bisa tetap ada di masa kini dan terjamin keberadaannya di masa yang akan datang.

"UNESCO akan melihat kelengkapan dari sisi administrasi dan juga kualitas yang ditentukan oleh pakar teknis UNESCO," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved