Update Corona di DI Yogyakarta

Stimulus UMKM Hanya untuk Pemilik Tabungan di Bawah Rp 2 Juta

Diskop UKM DIY persiapkan mekanisme pendataan untuk persiapan pemberian modal bagi pelaku UKM dan UMKM.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) persiapkan mekanisme pendataan untuk persiapan pemberian modal bagi pelaku UKM dan UMKM.

Pihaknya akan melakukan pendataan kepada pelaku usaha yang terdampak Covid-19 dan membutuhkan modal.

Program tersebut merupakan hibah dari pemerintah pusat yang diperuntukkan pelaku UKM dan UMKM.

"Itu program pemerintah pusat. Nah, kami mulai siapkan pendataan bagi pelaku UKM baik mikro maupun ultra mikro," kata Kepala Diskop UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi seusai rapat bersama DPRD DIY, Senin (10/8/2020).

Asongan dan PKL di DIY Akan Dapat Dana Hibah Rp 2,4 Juta dari Pemerintah Pusat

Pihaknya belum memastikan untuk wilayah DIY berapa kuota pelaku UKM dan UMKM yang nantinya mendapat bantuan tersebut.

Jika dari pemerintah pusat menetapkan sebanyak 12 juta UKM dan UMKM.

Siwi melanjutkan, program tersebut diharapkan mampu memulihkan ekonomi daerah.

Beberapa persyaratan yang boleh mengakses bantuan tersebut di antaranya pelaku UKM dan UMKM wajib memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), merupakan pelaku usaha, serta tabungannya minimal di bawah Rp2 juta.

Unik, Lemari Makan Gratis Ajak Warga Jogja Berbagi di Tengah Pandemi Covid-19

"Harus ada NIK, harus pengguna Bank dan minimal tabungannya itu di bawah Rp2 juta," kata Siwi.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya mulai melakukan pendataan kepada pelaku UMKM yang ada di DIY.

Sebagai data awal, Diskop UKM akan memilah berdasarkan data yang terdaftar di Diskop UKM DIY yakni sebanyak 400 UMKM.

Namun, semakin banyak yang mengakses, menurut Siwi semakin cepat pula pemulihan ekonomi di DIY.

"Ini sifatnya beda dengan Jadup ya. Karena stimulus ini untuk memulihkan usaha yang terpuruk karena Covid-19," tegas dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved