Gejala Kolesterol Tinggi yang Berpotensi Jadi Penyakit Jantung, Simak Tips Pencegahannya
Biasanya, kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala dan baru disadari setelah sudah berkembang menjadi penyakit jantung.
Pola makan yang tidak sehat, kurang berolahraga, dan obesitas adalah faktor-faktor yang bisa menambah peluang seseorang mengalami kolesterol tinggi.
Apa yang terjadi jika kolesterol tinggi dibiarkan begitu saja?
Umumnya, ciri-ciri kolesterol tinggi tidak terlihat jelas dan karenanya kita bisa saja tidak menyadari keberadaan kondisi medis ini tanpa cek kesehatan rutin.
Kolesterol tinggi dapat menyempitkan dan menyumbat pembuluh darah, serta menimbulkan komplikasi berupa:
-Serangan jantung, terjadi ketika kolesterol yang mengendap lepas atau robek dan menimbulkan gumpalan darah yang menghentikan aliran pembuluh darah di jantung dan memicu serangan jantung.
-Stroke, terjadi ketika gumpalan darah yang muncul akibat pecahnya atau robeknya kolesterol yang mengendap terdapat pada pembuluh darah di bagian otak.
-Nyeri di dada, sakit di dada atau angina terjadi akibat tersumbatnya pembuluh arteri yang menyuplai darah ke jantung.
Terkadang ciri-ciri kolesterol tinggi mulai dikenal saat sudah terjadi komplikasi-komplikasi di atas.
• Ingin Turunkan Kolesterol Secara Alami? Coba Cara Ini
• 9 Jenis Sayuran yang Dapat Menurunkan Kolesterol Jahat dalam Tubuh
Bagaimana cara mencegah kolesterol tinggi?
Meskipun terkadang tidak muncul gejalanya, kita tetap bisa mencegah kemunculan ciri-ciri kolesterol tinggi.
Mencegah kenaikan kolesterol dapat menghindarkan kita dari risiko mengalami penyakit jantung.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan untuk menghalangi kemunculan dari ciri-ciri kolesterol tinggi:
1. Mengurangi konsumsi lemak hewani dan lebih fokus mengonsumsi lemak sehat, seperti alpukat, dan sebagainya.
2. Mengurangi berat badan berlebih. Mengonsumsi makanan rendah garam dan berfokus pada konsumsi sayur, biji-bijian, dan buah.
3. Berolahraga secara teratur setidaknya 30 menit per harinya.