Breaking News:

Pendidikan

Kepala Disdik Kota Yogyakarta Minta KJB Digunakan Seefektif Mungkin

Penerima KJB adalah pelajar yang tercatat dalam Kartu Menuju Sejahtera (KMS) atau Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) Kota Yogyakarta

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta telah menyalurkan bantuan jaminan pendidikan tahap 1 dalam bentuk Kartu Jogja Berprestasi (KJB).

Penerima KJB adalah pelajar yang tercatat dalam Kartu Menuju Sejahtera (KMS) atau Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) Kota Yogyakarta, baik yang bersekolah di sekolah Kota Yogyakarta maupun sekolah di kabupaten/kota lainnya di DIY. 

Pada tahap 1 telah disalurkan dana sebesar Rp7 miliar lebih atau tepatnya Rp7.148.239.500 bagi penerima KJB.

Adapun jumlah penerima KJB tahap 1 adalah sebanyak 4.367 siswa KSJPS dan 96 siswa kelas akhir (kelas 6, 9, dan 12) non KSJPS yang memiliki tunggakan pembayaran di sekolah swasta.

Dinsos Kota Yogya Upayakan Data KSJPS Masuk ke DTKS Pusat

"Tahap 1 semuanya disalurkan ke sekolah swasta yang telah mengajukan," ujar Kepala Disdik Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori kepada Tribunjogja.com, Rabu (29/7/2020).

Budi pun berpesan kepada penerima KJB agar menggunakan bantuan tersebut seefektif mungkin.

"Gunakan seefektif mungkin. Kalau tahun ini belum perlu seragam, tidak usah beli seragam. Sepatu juga begitu," tuturnya.

Adapun KJB berfungsi menyerupai kartu ATM yang dapat digunakan untuk membeli keperluan sekolah siswa di toko-toko yang telah ditentukan Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY.

Dana yang terdapat di dalam KJB tidak bisa dijadikan uang tunai.

Halaman
12
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved