Update Corona di DI Yogyakarta

BREAKING NEWS : Lonjakan Kasus, 8 Warga Sewon Dinyatakan Positif Covid-19

Sebanyak delapan orang masuk dalam daftar pasien baru, yang seluruhnya adalah mantan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
who.int
Berita Update Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM - Kasus positif Covid-19 di Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul mengalami lonjakan signifikan pada Selasa (21/7/2020).

Ya, sebanyak delapan orang masuk dalam daftar pasien baru, yang seluruhnya adalah mantan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Camat Sewon, Danang Irwanto mengatakan, penambahan kasus tersebut berasal dari dua desa, yakni masing-masing empat positif Covid-19 dari Desa Bangunharjo, serta Desa Panggungharjo.

Praktis, dari angka empat, kasus positif di kawasan setempat kini melompat menjadi 12.

BREAKING NEWS : Dua Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Puskesmas Sewon II Bantul Ditutup Sementara

"Hasil swab testnya keluar tadi pagi, ada tambahan delapan kasus baru itu, semuanya mantan PPDP. Saat ini kami masih berupaya melakukan kontak tracing," katanya.

Sekadar informasi, sebanyak 120 PPDP sudah diganti oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul, setelah hasil rapid test dinyatakan reaktif beberapa waktu lalu.

Akan tetapi, Danang menegaskan, pihaknya akan mendalami kontak erat delapan orang itu dengan sesama warganya.

Sebab, ia mendapat informasi kalau beberapa di antaranya sempat terlibat interaksi dengan warga sebelum hasil swab test menyatakan positif terpapar Covid-19.

"Mereka memang sudah diganti oleh KPU. Tapi, kami harus tetap melakukan tracing, karena ada kemungkinan mereka kontak dengan warga lainnya," terangnya.

Peringatan HUT ke-189 Bantul Berlangsung Sederhana, Bupati Suharsono : Momentum Evaluasi

Kecamatan Sewon memang tengah menjadi sorotan akhir-akhir ini, setelah pada Senin (21/7/2020) lalu, Puskesmas Sewon II harus ditutup untuk sementara waktu akibat dua tenaga kesehatanya positif Covid-19.

Sejauh ini, 23 orang disinyalir ada kontak erat dengan keduanya.

"Kemarin kan 17, ada tambahan hasil tracing hari ini, jadi 23 orang, mereka langsung menjalani swab test dan diajurkan untuk isolasi mandiri dulu," ungkap Danang.

Sementara itu, Lurah Desa Bangunharjo, Yuni Ardi Wibowo mengatakan bahwa salah satu nakes tersebut merupakan seorang dokter, yang berdomisili di wilayahnya.

Sebagai dokter umum, yang bersangkutan diakui sering interaksi dengan banyak pasien setiap harinya.

"Padahal kan banyak pasien yang mungkin tidak jujur, tidak bersedia mengaku riwayat penyakitnya bagaimana, karena takut. Warga kami yang merasa kontak erat dengan beliau kami persilakan melapor," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved