Breaking News:

KPU Mulai Lakukan Coklit Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Serentak 2020

KPU Mulai Lakukan Coklit Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Serentak 2020

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU DIY Ahmad Shidqi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pencocokan dan penelitian (Coklit) pemutakhiran data pemilih pada Pilkada 2020 dimulai pada hari ini Rabu (15/7/2020).

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU DIY Ahmad Shidqi mengungkapkan coklit pemutakhiran data pemilih dilakukan selama satu bulan yakni 15 Juli hingga 13 Agustus 2020.

"Mulai hari ini KPU akan melakukan coklit dari rumah ke rumah untuk melakukan pemutakhiran data pemilih untuk memastikan warga Sleman Bantul dan Gunungkidul itu terdaftar sebagai pemilih," katanya ketika dihubungi Rabu (15/7/2020).

Coklit yang dilakukan secara door to door atau dari rumah ke rumah ini juga sekaligus mensosialisasikan portal lindungi hak pilihmu melalui laman kpu.go.id.

"Kita mengajak masyarakat untuk mengecek data, nama, identitasnya di portal lindungi hak pilih mu itu untuk memastikan terdaftar sebagai pemilih," katanya.

Verifikasi Rampung, KPU Gunungkidul Lakukan Rekapitulasi Berkas Dukungan Calon Perseorangan

KPU Bantul Pastikan Coklit Data Pemilih dari Rumah ke Rumah Dilakukan Sesuai Protokol Kesehatan

Shidqi mengatakan apabila masyarakat belum terdaftar sebagai pemilih, maka bisa melapor ke PPS.

"KPU juga proaktif mendata melalui petugas pemutakhiran data pemilih itu selama satu bulan keliling ke rumah-rumah," ungkapnya.

Coklit pemutahiran data pemilih itu dilakukan dengan cara turun langsung ke rumah-rumah menanyakan kepada warga dan mendata warga untuk didaftarkan sebagai pemilih.

"Semua petugas kami itu menerapkan protokol covid, artinya petugas kami wajib menggunakan masker, wajib pelindung wajah faceshield kemudian wajib menggunakan sarung tangan, membawa hand sanitizer dan wajib menjaga jarak ketika berkunjung ke rumah-rumah warga untuk mendata," kata dia

Shidqi menambahkan pada hari ini KPU DIY bersama KPU Kabupaten Bantul, KPU Kabupaten Sleman dan KPU Kabupaten Gunungkidul melakukan konsolidasi secara daring bagi seluruh penyelenggara Pilkada 2020.

"Konsolidasi ini tujuannya untuk mengkonsolidir seluruh kekuatan SDM Pilkada di DIY.

Yang kedua kita juga mengkonsolidasikan sinergi dengan pemerintah daerah karena penyelenggaraan Pilkada di tiga kabupaten ini tidak bisa sukses tanpa dukungan dari pemerintah daerah," jelasnya.

Selain itu, konsolidasi ini juga dalam rangka penguatan kapasitas dan pembinaan SDM dalam menanamkan nilai-nilai netralitas, kejujuran, profesionalitas, integritas kepada seluruh jajaran penyelenggara Pilkada 2020 sampai ke tingkat bawah di tingkat desa.(Tribunjogja/Noristera Pawestri)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved