DPD PAN Bantul Nonaktifkan 3 Pengurus DPC yang Nyatakan Sikap Dukung Suharsono-Totok

DPD PAN Bantul Nonaktifkan 3 Pengurus DPC yang Nyatakan Sikap Dukung Suharsono-Totok

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Ketua DPD partai PAN Bantul, Mahmud Ardi Widanto menunjukkan surat rekomendasi dari DPP PAN. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, DPD PAN Kabupaten Bantul menonaktifkan tiga pengurus di tingkat kecamatan.

Keputusan ini diambil setelah kader tersebut memberi dukungan pada bakal pasangan calon Suharsono-Totok Sudarto.

Ketua DPD PAN Bantul, Mahmud Ardi Widanto mengatakan pemberian dukungan kepada salah satu bakal paslon pada Pilkada, sama dengan melanggar peraturan partai.

Sebab, sejauh ini, PAN belum menentukan dukungannya, entah Suharsono, atau Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo.

"Jadi, kesalahannya sudah jelas, mereka melanggar aturan, sekaligus mendahului keputusan dari partai, yang sampai sekarang belum menyatakan dukungan ke bakal paslon manapun," ujarnya, saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/20/20).

KPU Gunungkidul Siapkan Tambahan 9 TPS untuk Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Pilkada Bantul 2020: Partai Golkar Berikan Surat Tugas untuk Pasangan Suharsono - Totok Sudarto

Akan tetapi, Ardi tidak menjelaskan secara rinci DPC mana saja yang pengurusnya dinonaktifkan tersebut.

Namun, ia menandaskan bahwa mereka sama sekali tidak memiliki itikad baik untuk menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak mengulangi pelanggaran aturan partai.

"Ya, saya tidak perlu menyebut pengurus DPC mana saja. Tapi, yang jelas, kesalahan mereka terbilang fatal, karena partai masih menggodog akan ikut mengusung paslon mana, dalam Pilkada mendatang," terangnya.

Pria yang disebut-sebut akan ikut meramaikan Pilkada di Gunungkidul sebagai bakal calon wakil bupati itu berujar, posisi PAN sekarang masih menjalin komunikasi intensif, dengan kandidat kontestasi Bantul, Suharsono-Totok Sudarto, serta Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo.

"Kita masih komunikasi ya, dengan semuanya kita intensif. Yang jelas, PAN akan bergabung dengan koalisi yang masih membuka peluang untuk masuk partai pengusung. Jadi, bukan sekadar mendukung saja," tandasnya. (Tribunjogja/Azka Ramadhan)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved