Breaking News:

KPU Gunungkidul Siapkan Tambahan 9 TPS untuk Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan ada 9 TPS tambahan yang akan ditempatkan di wilayah dengan jumlah pemilih besar

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul beberapa waktu lalu mengajukan tambahan anggaran untuk pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang.

Anggaran tersebut salah satunya digunakan untuk penambahan TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan ada 9 TPS tambahan yang akan ditempatkan di wilayah dengan jumlah pemilih besar.

"9 TPS tersebut akan kami tempatkan di wilayah seperti Kapanewon Wonosari, Semanu, dan Karangmojo," jelas Hani dihubungi pada Kamis (02/07/2020).

Menurut Hani, ada TPS di 3 kapanewon tersebut memiliki lebih dari 500 pemilih sehingga perlu ada tambahan.

Sedangkan merujuk pada aturan yang berbasis pada protokol kesehatan, tiap TPS hanya dapat melayani maksimal 500 pemilih.

Bagi kapanewon lain, Hani mengatakan jumlah TPS-nya sudah cukup dan dianggap memenuhi syarat batas maksimal pemilih.

Pihaknya juga sudah melakukan pemetaan terkait hal tersebut.

"Jadi dari yang awalnya ada 1.898 TPS di seluruh Gunungkidul, menjadi 1.907 TPS dengan tambahan 9 tadi," katanya.

Selain TPS, anggaran tersebut juga digunakan untuk pengadaan APD bagi petugas TPS hingga fasilitas cuci tangan.

Total tambahan anggaran yang diajukan adalah sebesar Rp 4,3 miliar lebih.

Saat ini KPU Gunungkidul masih dalam proses verifikasi faktual dukungan perseorangan.

Tahapan ini berlangsung sejak 27 Juni dan direncanakan berakhir pada 10 Juli.

Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Gunungkidul, Andang Nugroho menyampaikan tahapan berikutnya adalah pemutakhiran data pemilih pada 15 Juli hingga 13 Agustus.

"Pemutakhiran dilakukan lewat metode pencocokan dan penelitian langsung ke masyarakat," kata Andang pada wartawan Senin (29/07/2020) lalu.

Andang pun mengimbau warga Gunungkidul menyiapkan dokumen yang diperlukan saat proses pemutakhiran data pemilih.

Dokumen tersebut berupa identitas diri (KTP-el) serta Kartu Keluarga (KK).

Berdasarkan data dari KPU DIY, diperkirakan ada 607.765 pemilih di Gunungkidul yang akan berpartisipasi dalam Pilkada di bulan Desember nanti. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved