Jawa
Tak Lagi di Sawah, Menanam Padi di Atas Pipa-pipa Peralon Ala Petani Magelang
Irul pun mengaku baru pertama mencoba menerapkan pertanian padi hidroganik ini. Ia awalnya hanya melihat dari media sosial soal sistem itu dan tertari
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Menanam padi kini tak harus dengan menggunakan lahan yang luas dan dengan usaha yang keras seperti mencangkul dan lain-lain.
Lahan kosong di sekitar rumah pun dapat digunakan untuk menanam tanaman pangan ini.
Sistemnya dengan menggunakan hidroganik. Hidroganik ini campuran antara hidroponik dan organik.
Tanaman padi ditanam di dalam cup plastik kompos dan sekam bakar, diletakkan di pipa-pipa peralon yang teraliri air dan nutrisi dari sumber air kolam ikan.
Salah seorang warga di Dusun Kebonkliwon RT 09/RW 06, Desa Kebonrejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, bernama Muh Khoirul Soleh (46), berhasil menerapkan model pertanian urban tersebut.
• Panen Perdana Padi Rojolele Srinar dan Srinuk Jatuh di Saat Pandemi Virus Corona
Di atas kolam ikan di samping rumahnya, ia menanam padi berjajar di atas peralon dengan air yang terus mengalir dari kolam ikan dan nutrisi untuk padi yang terpasok dari kotoran ikan.
Kolam ikannya berukuran 19 x 5 meter dengan ikan nila. Atasnya ditanami padi sistem hidroganik berukuran 6 x 12 meter.
Peralon dirancang sedemikian rupa untuk mengalirkan air sekaligus media untuk tanaman padi sebanyak 24 buah.
Tanaman padi sendiri ditanam dengan media tanam kompos dan sekam bakar perbandingan 3:1 di dalam cup plastik.
Tanaman dan medianya diletakkan di lubang yang sudah dibuat di sepanjang peralon.
Sirkulasi air terus berjalan dibantu dengan alat pompa air dengan daya watt listrik kecil yang biasa untuk akuarium.
Pompa akan mengalirkan air secara terus menerus. Air yang masuk semula kotor, akan tersaring oleh akar tanaman padi, dan keluar menjadi air bersih.
“Menanam padi hidroganik karena masih menggunakan media kompos dan sekam bakar, tidak seperti hidpronik. Kalau hidroponik murni air, ibaratnya disitu ada media semai,” kata Irul, saat ditemui di rumahnya, Senin (8/6/2020).
Melalui model pertanian padi semacam itu, akan banyak keuntungan yang didapatkan.