Gunungkidul
Kemenag Gunungkidul Imbau Masyarakat Lakukan Salat Id di Rumah
Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul telah mengeluarkan imbauan agar warga melakukan ibadah Solat Ied di rumah masing-masing. Imbauan ini berkaitan
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul telah mengeluarkan imbauan agar warga melakukan ibadah Salat Iid di rumah masing-masing.
Imbauan ini berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1441 H.
Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul Arif Gunadi menyampaikan imbauan tersebut sudah sesuai dengan edaran dari Kemenag RI.
"Keputusan dan imbauan Solat Ied di rumah ini sebagai antisipasi dari pandemi COVID-19," jelas Arif dihubungi pada Jumat (22/05/2020).
Menurut Arif, umat muslim pada tahun ini diperbolehkan untuk melakukan Solat Ied secara individu atau berjemaah dengan keluarga inti di rumah masing-masing.
• BREAKING NEWS : Update Covid-19 Gunungkidul 21 Mei 2020, Total Positif 34 Kasus
Pihaknya pun meminta agar sebisa mungkin tidak melaksanakan ibadah Salat Id di mesjid atau musola seperti biasanya.
Selain imbauan, Kemenag Gunungkidul juga mengeluarkan sejumlah panduan terkait tata cara pelaksanaan ibadah Idul Fitri tahun ini. Setidaknya ada 17 poin panduan yang perlu diikuti dan dipahami oleh masyarakat Gunungkidul.
"Edaran ini sudah kami sampaikan ke masyarakat lewat Kantor Urusan Agama (KUA) setempat hingga takmir mesjid," kata Arif.
Arif juga menyatakan sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul terkait imbauan dan panduan ini. Selain disampaikan lewat KUA, imbauan juga disampaikan lewat berbagai medium, termasuk media sosial.
• Tunda THR, Perusahaan di Gunungkidul Diminta Tetap Penuhi Komitmen
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul Sadmonodadi menyatakan akan mengikuti anjuran serta panduan ibadah Idul Fitri dari Kemenag. Menurutnya, anjuran tersebut sejalan dengan situasi saat ini.
"Kami sendiri juga sudah menyampaikan tuntunan atau panduan Salat Id pada umat Muhammadiyah," kata Sadmonodadi lewat pesan singkat.
Tak lupa, ia juga meminta jemaah untuk tetap mematuhi prosedur dan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dari pemerintah. Prosedur ini perlu dilakukan jika Solat Ied akan dilaksanakan secara berjemaah.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-gunungkidul_20180731_185434.jpg)