357 Jemaah Haji Asal Kulon Progo jadi Rombongan Pertama Kembali dari Tanah Suci

Ratusan jemaah haji asal Kulon Progo yang tergabung dalam Kloter 1 telah kembali ke Tanah Air pada Selasa (02/06/2026) pagi.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Dok Pemkab Kulon Progo
Sejumlah jemaah haji dari Kloter 1 YIA yang baru tiba di Masjid Agung Kulon Progo usai melakukan perjalanan dari Arab Saudi kembali ke Indonesia lewat YIA, Selasa (02/06/2026) pagi. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 357 jemaah haji Kulon Progo yang tergabung dalam Kloter 1 telah tiba di YIA pada Selasa (2/6/2026) pagi, setelah sempat mengalami keterlambatan 2 jam.
  • Dari total awal 360 jemaah, 1 orang meninggal dunia di Arab Saudi dan 2 orang masih dirawat di sana karena sakit, sehingga kepulangannya akan didelegasikan ke kloter berikutnya.
  • Ibadah haji tahun ini dinilai lancar luar biasa, terlebih karena DIY menjadi satu-satunya Embarkasi dan Debarkasi Haji di Indonesia yang berbasis hotel.

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Ratusan jemaah haji asal Kulon Progo yang tergabung dalam Kloter 1 telah kembali ke Tanah Air pada Selasa (02/06/2026) pagi.

Kloter 1 jadi yang pertama kembali melalui Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai Debarkasi Haji DIY.

Kepala Kantor Kementerian Haji (Kankemenhaj) Kulon Progo, Mulyono mengatakan pesawat yang membawa rombongan Kloter 1 YIA mendarat di YIA sekitar pukul 05.35 WIB. Total ada sebanyak 357 jemaah dalam kloter ini.

"Ada keterlambatan sekitar 2 jam dari jadwal yang seharusnya tiba di YIA sekitar pukul 03.15 WIB dini hari," katanya ditemui di Masjid Agung Kulon Progo, Kapanewon Wates.

Menurut Mulyono, keterlambatan terjadi karena aktivitas yang padat di bandara di Arab Saudi. Sebab hari ini cukup banyak rombongan jemaah dari berbagai negara yang kembali ke asalnya masing-masing.

Seharusnya dalam Kloter 1 YIA ada sebanyak 360 jemaah. Namun 1 orang meninggal dunia di Arab Saudi sebelum puncak Ibadah Haji dimulai, sedangkan 2 lainnya dalam kondisi sakit dan masih dirawat di rumah sakit di sana.

Baca juga: SPMB TK, SD, dan SMP di Bantul Resmi Dibuka, Berikut Jalur dan Syarat Pendaftarannya

"Yang meninggal dunia sudah dimakamkan di sana, sedangkan yang sakit kondisinya sudah semakin membaik," ujar Mulyono.

Dua jemaah yang sakit ini nantinya akan pulang mengikuti kloter lainnya. Saat ini masih ada 29 jemaah asal Kulon Progo yang belum kembali, terdiri dari 28 jemaah di Kloter 26 dan 1 jemaah di Kloter 2.

Terlepas dari keterlambatan datangnya pesawat hingga adanya jemaah yang meninggal dunia, Mulyono menilai pelaksanaan Ibadah Haji tahun ini terbilang lancar.

Apalagi tahun ini pertama kalinya pelaksanaan dilakukan dari DIY sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji.

"Menjadi pelaksanaan yang luar biasa mengingat Embarkasi Haji DIY jadi satu-satunya di Indonesia yang berbasis hotel," jelasnya.

Setibanya di YIA, rombongan jemaah haji Kloter 1 langsung diboyong ke Masjid Agung Kulon Progo dengan sejumlah bus besar. Mereka disambut oleh Bupati Kulon Progo Agung Setyawan setibanya di masjid.

Ia pun menyampaikan rasa syukurnya lantaran para jemaah bisa kembali ke kampung halaman dalam kondisi baik. Ia berharap para jemaah haji tersebut bisa kembali membawa kebaikan pada masyarakat Kulon Progo.

"Semoga para jemaah haji yang telah kembali ini bisa menerangi masyarakat Kulon Progo agar menjadi lebih guyub rukun dan tenteram," kata Agung.(alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved