Gunungkidul

Tunda THR, Perusahaan di Gunungkidul Diminta Tetap Penuhi Komitmen

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Gunungkidul belum lama ini mengungkapkan bahwa ada 8 perusahaan yang belum memberikan Tunjangan Hari Raya (TH

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Gunungkidul belum lama ini mengungkapkan bahwa ada 8 perusahaan yang belum memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja.

Meskipun demikian, Ketua SPSI Gunungkidul Agus Santoso menyampaikan saat ini ada 2 dari 8 perusahaan tersebut yang akhirnya memberikan THR.

"Setelah melakukan komunikasi, akhirnya 2 perusahaan akan memberikan THR pada Jumat besok," ungkap Agus dihubungi pada Kamis (21/05/2020).

Disnakertrans Gunungkidul Buka Posko Pengaduan THR Hingga H+7 Lebaran

SPSI Gunungkidul sendiri memahami situasi pandemi COVID-19 saat ini membuat operasional perusahaan terganggu, termasuk menunda pemberian THR pada pekerja.

Edaran dari Kementerian Ketenagakerjaan RI pun mengijinkan perusahaan menyicil hingga menunda pemberian THR, dengan syarat harus didasarkan pada komunikasi dan kesepakatan dengan pekerja.

Meskipun demikian, Agus tetap meminta komitmen perusahaan yang melakukan penundaan, agar tetap memberikan THR pada tahun ini. Sebab pemberian THR sudah menjadi kewajiban sesuai Undang-undang.

SPSI Gunungkidul Sebut Sejumlah Perusahaan Tunda THR untuk Pekerja

"Ketika nanti situasi lebih kondusif nantinya, tentu kami akan mempertanyakan lagi komitmen perusahaan yang menunda THR tersebut," jelas Agus.

SPSI Gunungkidul pun akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul terkait perusahaan yang masih menunda THR. Sesuai rencana, pertemuan akan dilangsungkan hari ini.

Kabid Tenaga Kerja Disnakertrans Gunungkidul Ahsan Jihadan mengatakan perusahaan tetap dikenakan sanksi jika tidak memberikan THR pada pekerja di tahun ini.

Meskipun demikian, kewenangan pemberian sanksi tersebut berada di Tim Pengawasan Disnakertrans DIY.

Saat ini, Disnakertrans Gunungkidul membuka Posko Pengaduan khusus bagi pekerja yang pembayaran THR-nya masih terkendala.

"Seluruh dokumen aduan pekerja akan kami teruskan ke Tim Pengawasan, di mana mereka yang akan memberi keputusan terkait sanksi," jelas Ahsan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved