Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

Pelaku UMKM DIY Ingin Jangan Pukul Rata Pemberian Modal Usaha

Satu persatu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di DIY mulai bangkit setelah hampir dua bulan tanpa ada pemasukan.

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satu persatu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di DIY mulai bangkit setelah hampir dua bulan tanpa ada pemasukan.

Mereka mengaku sudah dua bulan mengalami kesulitan lantaran tidak adanya pasar yang menjanjikan.

Bahu membahu antar anggota UMKM pun dilakukan supaya perekonomian pelaku UMKM tersebut tetap jalan.

Ketua Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Tuti Esti Utama menyampaikan, kondisi terpuruk dari 100 anggotanya di Kecamatan Minggir sudah dirasakan sejak pertengahan Maret.

Pemda DIY Siapkan Rp3,55 Miliar untuk Pulihkan Sektor UMKM

Mereka harus bertahan selama dua bulan terakhir.

Dari sekitar 100 anggota yang terdaftar di Forkom UMKM tersebut, hampir semuanya bisa dikatakan sulit bernapas sampai dua bulan.

Namun, mereka tetap berusaha dan memutar otak supaya pendapatannya tetap jalan meski di tengah Pandemi Covid-19.

Diantaranya, para pelaku UMKM bahu membahu saling membantu dalam pemasaran.

Misalnya, dari yang semula penjual aksesoris yang nol penghasilan selama pandemi, bisa diperbantukan pelaku UMKM lain.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved