5,549 Pendatang dari Luar DIY Sudah Masuk ke Bantul, Ini Rincian Jumlahnya Per Kecamatan
Kabupaten Bantul hingga Senin 18 Mei 2020 sudah kedatangan sebanyak 5,549 pendatang dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Hal tersebut menurutnya berpotensi memperlambat penuntasan Covid-19.
Karena itu meski ada kebijakan relaksasi atau kelonggaran dari pemerintah pusat, Mantan Wakil Direktur RSUD Panembahan Senopati itu berharap di Bantul justru lebih diperketat pembatasan karena kurva penularan nyatanya semakin meningkat.
• Lima PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Panembahan Senopati Bantul, Ini Tanggapan Ketua IDI DIY
"Di Bantul menurut kami kondisinya masih cukup berat terjadi pelonggaran. Dari pada melonggarkan tapi tidak selesai sampai akhir tahun atau sampai 2021, lebih baik memperketat tapi cepat selesai," ucap Agus.
Apalagi prosentase kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Bantul menurut dia terbilang sangat tinggi.
Angkanya mencapai 3,77 persen.
Hampir sepuluh kali lipat dibandingkan dengan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang berada di angka 0,3 persen.
"Prosentase kematian covid-19 di Bantul ini sangat tinggi. Hampir sepuluh kali lipat dari DBD yang menjadi momok kita bersama," jelas Agus.
Bupati Bantul Suharsono sebelumnya juga meminta masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah agar dapat menekan laju infeksi penularan Covid-19.
Sebaiknya tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak dan beribadah cukup di rumah saja dengan keluarga inti. (TRIBUNJOGJA.COM)