Update Corona di DI Yogyakarta

Ahli Epidemiologi UGM Sebut PSBB Bukan Cara Terbaik

Kajian dari sisi epidemiologi mengenai kebijakan pemerintah pusat yang mulai berlakukan kelonggaran memang sangat diperlukan.

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Ahli Epidemiologi UGM, dr Riris Andono Ahmad MPH, Ph.D 

Sementara bagi kalangan usia muda yang menggerakkan roda ekonomi agar tetap berjalan.

"Framing berpikirnya seperti itu. Memang mengkomunikasikan dan memberi pemahaman tersebut sulit. Tapi itu langkah yang terbaik. Karena negara kita sudah terlambat jika untuk melakukan pencegahan," tegasnya.

Berapa persen kebutuhan imun untuk menyesuaikan diri dengan Covid-19?

Secara tegas Doni menjelaskan jika seseorang butuh 70 persen kekebalan tubuh untuk bisa berdiri sejajar dengan Covid-19.

Lalu butuh berapa lama untuk mempertahankan? Ia mengatakan, jika hal itu sangat relatif.

Karena berkaca dari kasus Campak dan Polio, untuk saat ini saja seluruh dunia masih tetap membutuhkan vaksin meski pun seluruh masyarakatnya sudah mendapat capaian herd immunity campak dan polio.

Kata Ahli Epidemiologi UGM Tentang Transmisi Lokal Virus Corona di Yogyakarta

"Dari tiga trend polio di dunia, hanya tinggal satu negara saja yang masih terinveksi Polio. Itu pun seluruh negara masih butuhkan vaksin polio," tegas doni.

Persoalan sekarang, populasi di negara Indonesia cukup banyak.

Sedangkan pandemi di tiap-tiap daerag juga berbeda, pun juga dengan penanganannya.

Untuk memperkirakan sebarapa lama bisa bertahan dengan herd immunity tersebut, Doni menganggap itu berlaku secara global.

Jika belajar dari wabah Flu Spanyol yang menjangkit dihampir sepertiga dunia dan menelan korban sekitar 500 juta di tahun 1918, Doni menganggap puncak kekebalan tubuh Flu Spanyol lebih rendah yakni hanya 50 persen.

Begitu juga dengan proses reproduksi virus masih terbilang rendah.

Sementara untuk Covid-19, kekebalan tubuh yang dibutuhkan antara 60-70 persen.

Capaian itu pun akan semakin lama karena belum ditemukannya vaksin, serta pembatasan sosial yang diberlakukan saat ini.

Ahli Epidemiologi UGM Sebut Masyarakat Harus Biasakan Hidup di Tengah Pandemi Satu Tahun ke Depan

"Mau tidak mau social distencing juga menghambat proses pencapaian herd immunity. Di sisi lain, ini satu-satunya cara memanajemen populasi virus supaya tidak terjadi korban lebih banyak," tegasnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved