Tiga Perahu Tempur Kolombia Berikut Senjata Beratnya Ditemukan di Venezuela

Pasukan Venezuela tidak menemukan kru perahu tempur, tetapi menemukan amunisi dan senjata berat masih di atas kapal.

Tayang:
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Muhammad Fatoni
Twitter@ConflictsW
Militer Venezuela mengumumkan penemuan tiga perahu tempur ringan yang ditinggalkan begitu saja, diduga milik angkatan laut Kolombia 

TRIBUNJOGJA.COM, CARACAS - Militer Venezuela mengumumkan penemuan tiga perahu tempur ringan yang ditinggalkan begitu saja, lengkap dengan semua senjatanya di sebuah lokasi di negara itu.

Perahu tempur itu diidentifikasi berlambang Angkatan Laut Kolombia.

Diduga perahu-perahu itu bagian dari operasi infilitrasui bersenjata Minggu (3/5/2020).

Perkembangan ini diumumkan Kementerian Pertahanan Venezuela, Sabtu (9/5/2020) waktu setempat.

Perahu-perahu itu ditemukan selama patroli sungai Orinoco oleh Pengawal Nasional Bolivarian (GNB).

Ahli Rusia Bantu Venezuela, Dua Warga AS Dituduh Terlibat Terorisme

Trump Sebut Akan Lakukan Invasi Terbuka Jika Mau Menguasai Venezuela

Operasi digelar dalam tensi tinggi mengingat potensi ancaman yang timbul dari upaya asing mendestabilisasi Venezuela.

Pasukan Venezuela tidak menemukan kru perahu tempur, tetapi menemukan amunisi dan senjata berat masih di atas kapal.

“Tiga perahu tempur Kolombia ditemukan di sungai Orinoco, antara Bolivar dan Apure oleh Pengawal Nasional Bolivarian (GNB) dengan senjata dan amunisi yang masih di atas kapal," tulis Kemenhan Venezuela lewat akun Twitternya.

Tidak ada komentar dari Kolombia mengikuti pernyataan Venezuela ini.

Potensi ancaman asing diyakini masih sangat tinggi mengingat keterlibatan Kolombia dan AS dalam usaha merongrong Venezuela.

Dua warga AS, eks prajurit Baret Hijau, tertangkap pada penyusupan bersenjata yang digagalkan. Mereka mengakui terlibat misi atas kontrak dengan pihak internal Venezuela.

Luke Denman dan Airan Berry bekerja di bawah kontraktor keamanan asal Florida, Silvercorp.

Perusahaan ini didirikan Jordan Godreau, eks prajurit pasukan khusus AS.

Menurut Jordan, dan disertai bukti dokumen kontrak, Silvercorp bekerjasama dengan Juan Guaido, pemimpin oposisi Venezuela yang didukung Washington.

Dokumen serupa dipublikasikan media berpengaruh, The Washington Post dan kantor berita Associated Press (AP).

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved