Gunungkidul
Jalani Rapid Tes, 35 Relawan PMI dan BPBD Gunungkidul Negatif COVID-19
Berdasarkan laporan yang diterima, Bupati Gunungkidul Badingah menyampaikan bahwa 35 relawan tersebut dinyatakan negatif COVID-19.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) mengadakan pemeriksaan menggunakan Rapid Diagnostic Test (RDT) pada 35 Relawan PMI, BPBD, dan Tagana.
Proses Rapid Test berlangsung di Kantor Dinkes Gunungkidul, Rabu (29/04/2020).
Berdasarkan laporan yang diterima, Bupati Gunungkidul Badingah menyampaikan bahwa 35 relawan tersebut dinyatakan negatif COVID-19.
"Alhamdulillah, setelah menjalani pemeriksaan hasil dari Rapid Test 35 relawan tersebut negatif," kata Badingah melalui keterangannya pada wartawan siang ini.
• Ramadan dan Pandemi COVID-19, Gas 3 Kg Dipastikan Tetap Tersedia di Gunungkidul
Pemeriksaan bagi para relawan ini penting dilakukan mengingat mereka berada di garda terdepan dalam tim penanganan COVID-19 di Gunungkidul.
Mengingat para relawan dari PMI, BPBD, dan Tagana menjadi tulang punggung Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Badingah pun berpesan agar mereka selalu semangat dan tulus mengabdi pada masyarakat.
"Semoga kondisinya selalu baik dan sehat semua," ujar Badingah.
Sementara itu, Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan bahwa tidak ada penambahan kasus positif COVID-19 hingga hari ini.
Tercatat total ada 8 kasus positif, di mana 6 dalam perawatan sedangkan 2 lainnya dinyatakan sembuh.
Meskipun demikian, penambahan terjadi pada ODP sebanyak 16 jiwa membuat total menjadi 996 ODP.
PDP juga bertambah satu menjadi total ada 63 PDP, di mana satu PDP saat ini menjalani perawatan.
"Sampai saat ini ada 17 spesimen yang masih dalam proses pengujian swab di laboratorium," kata Dewi.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/para-relawan-pmi-gunungkidul-saat-menjalani-pemeriksaan-rapid-test-di-kantor-dinkes-gunungkidul.jpg)