Gunungkidul
Ramadan, Kemenag Gunungkidul Keluarkan Surat Edaran Panduan Ibadah
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul baru-baru ini mengeluarkan Surat Edaran terkait panduan ibadah selama Ramadan tahun ini.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul baru-baru ini mengeluarkan Surat Edaran terkait panduan ibadah selama Ramadan tahun ini.
Satu di antaranya adalah meniadakan kegiatan di masjid.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Gunungkidul Aidi Johansyah mengimbau agar warga melakukan Salat Tarawih secara individual atau berjamaah dengan keluarga inti saja.
• Cegah COVID-19, Pasar Ramadan di Wonosari Akan Ditiadakan Tahun Ini
"Selama Ramadan ini, Salat Tarawih di mesjid ditiadakan, sebagai respon dari pandemi COVID-19 ini," kata Aidi dihubungi pada Kamis (23/04/2020).
Selain itu, Kemenag Gunungkidul juga meminta agar kegiatan sahur dan buka bersama hanya dilakukan di rumah masing-masing.
Biasanya, buka puasa bersama digelar di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid, dan musala.
Namun seluruh kegiatan tersebut turut ditiadakan tahun ini.
Agar imbauan ini berjalan efektif, Aidi mengatakan pihaknya akan menyebar banner-banner berisi maklumat berbagai kegiatan yang ditiadakan selama Ramadan kali ini.
Banner tersebut akan dipasang di semua masjid di Gunungkidul.
• Kendalikan Harga Gula Pasir, Disperindag Gunungkidul Gelar Operasi Pasar
"Kami akan mengimbau pemasangan banner tersebut melalui Kantor Urusan Agama (KUA) di tiap kecamatan," jelasnya.
Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas Wonosari, Andar Jumailan menyatakan pihaknya akan mematuhi dan mengikuti anjuran dari Kemenag tersebut.
Pengurus pun akan segera mengumumkan pada jamaah terkait hal tersebut.
Menurut Andar, sebelumnya ia bersama pengurus sudah sepakat untuk tidak menggelar Salat Tarawih berjamaah di masjid.
Keputusan itu keluar melalui rapat bersama.
"Informasi mengenai imbauan tersebut akan kami sampaikan lewat selebaran serta media sosial," kata Andar.(TRIBUNJOGJA.COM)