Sebaiknya Anda Khawatir Jika Tanda Sakit Kepala Seperti Ini Sudah Muncul
Hampir setiap orang pernah menderita sakit kepala, beberapa di antaranya bahkan sering mengalaminya.
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Orang-orang dengan sakit kepala tegang yang kuat mungkin merasa kepala mereka sakit. Bahu dan leher juga bisa terasa sakit.
Beberapa sakit kepala tegang dipicu oleh kelelahan, stres emosional, atau masalah yang melibatkan otot atau sendi leher atau rahang. Sakit kepala ini bisa berlangsung selama 20 menit hingga dua jam.
• Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Minum Obat Sakit Kepala
Jika Anda mengalami sakit kepala tipe tegang sesekali, Anda bisa mengatasinya sendiri. Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti acetaminophen (Tylenol, merek lain) dan antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, naproxen (Aleve, merek lain), atau ibuprofen (Motrin, Advil, merek lain) sering kali digunakan.
Tetapi ikuti petunjuk pada label, dan jangan pernah mengambil lebih dari yang seharusnya.
Bantal pemanas atau pancuran air hangat juga bisa membantu meredakan sakit kepala. Sementara beberapa orang lainnya merasa lebih baik dengan tidur siang pendek atau camilan ringan.
Jika Anda sering mengalami sakit kepala tipe tegang, cobalah untuk mengidentifikasi pemicu sehingga Anda dapat menghindarinya. Jangan terlalu lelah atau tidak makan.
Pelajari teknik relaksasi seperti yoga sangat membantu karena dapat mengendurkan pikiran dan otot leher Anda.
Jika Anda mengepalkan rahang atau menggertakkan gigi di malam hari, penghalang gigitan mungkin bisa membantu.
Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, dokter Anda mungkin akan meresepkan obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat atau pelemas otot untuk mengendalikan sakit kepala.
Banyak orang dengan sakit kepala tipe tegang berulang dapat mencegah serangan dengan mengambil antidepresan trisiklik seperti amitriptyline (Elavil, generik).
Untungnya, kebanyakan orang dengan sakit kepala tipe tegang akan melakukannya dengan sangat baik dengan program yang lebih sederhana.
Migrain
Migrain lebih jarang terjadi daripada sakit kepala tegang, tetapi biasanya lebih parah.
• Ternyata Kaum Perempuan Lebih Sering Terkena Migrain. Ini Sebabnya
Sakit kepala ini dua sampai tiga kali lebih umum pada wanita daripada pria, tetapi itu sedikit menghibur jika Anda termasuk di antara 6% hingga 8% dari semua pria yang menderita migrain.
Penelitian Harvard terhadap 20.084 pria berusia 40 hingga 84 tahun melaporkan bahwa memiliki migrain meningkatkan risiko serangan jantung sebesar 42%, pria dengan migrain harus mempertimbangkan sakit kepala mereka.
• Tips Meringankan Migrain Tanpa Obat Penghilang Rasa Sakit
Ahli saraf percaya bahwa migrain disebabkan oleh perubahan aliran darah otak dan aktivitas sel saraf.
Faktr genetika juga berperan karena 70% korban migrain memiliki setidaknya satu kerabat dekat dengan masalah tersebut. (*/Harvard Health)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sakit-kepala-pusing-__20150410_174543.jpg)