Update Corona di DI Yogyakarta
Satu Kampung Isolasi Mandiri Setelah Seorang Pasien Positif Covid-19 Ikut Kerja Bakti
Sebanyak 87 warga dari 26 KK di Perumahan Kanisius, Dusun Jetis, Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman menjalani isolasi mandiri.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
Rencananya rapid test akan dilakukan dua kali.
Dan untuk jadwal selanjutnya masih menunggu perkembangan dari Puskesmas.
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo membenarkan bahwa ada dua kelompok warga yang menjalani rapid test.
Untuk kasus di Dusun Jetis, Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Joko mengatakan bahwa saat ini warga menjalani isolasi mandiri dengan diawasi oleh Puskesmas Ngemplak II.
Ia menjelaskan, untuk rapid test pertama hasilnya negatif dan saat ini pihaknya masih menunggu hasil rapid test yang kedua.
Ia juga mengungkapkan bahwa pasien berinisial L diduga terpapar Covid-19 usai perjalanan dari zona merah.
"Kalau tidak salah yang bersangkutan pernah perjalanan ke Jakarta atau Bogor," terangnya.
Sementara di Dusun Yapah, Desa Sukoharjo, Ngaglik juga dilakukan rapid test yang pertama.
Joko mengungkapkan pasien yang positif di Dusun Yapah diduga terpapar Covid-19, setelah dijenguk oleh orang yang berasal dari luar daerah.
"Kebetulan waktu orang itu sakit, banyak warga yang menengok. Karena menengok kemudian dilakukan tracing dan setelah itu dilakukan rapid tes. Tapi tidak ada yang positif semua negatif," bebernya.
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa 38 warga Dusun Yapah itu akan menjalani rapid test yang kedua sekitar seminggu atau 10 hari kemudian.
"Jadi kalau tadi (rapid test pertama) 38 orang hasilnya negatif. Akan dipastikan di test yang kedua. Kalau ada yang positif akan langsung diperiksa swab di rumah sakit," urainya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/4-warganya-terpapar-covid-19-pemkab-bantul-ada-kemungkinan-transmisi-lokal.jpg)