Wabah Virus Corona
12 Tips Makan Sehat Selama Physical Distancing Menurut Rekomendasi WHO
WHO memberi pandunan makanan sehat yang dilakukan ketika physical distancing. Berikut 12 tips pola hidup sehat dengan makanan bergizi dari WHO.
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
Kurangi makanan yang mengandung lemak jenuh seperti daging merah dan berlemak, mentega dan produk susu penuh lemak, minyak kelapa sawit, minyak kelapa, dan lemak babi.
Hindari juga makanan mengandung lemak trans, makanan olahan, dan goreng. Seperti donat dan makanan panggang - termasuk biskuit, kulit pie, pizza beku, kue, kerupuk, dan margarin.
9. Minum air putih
Selama masa karantina, biasakan minum air putih. Air putih bermanfaat untuk membatasi asupan gula dan kalori berlebih.
Jika bosan minum air putih, cobalah infuse water. Infuse water adalah air berisi buah-buahaan segar seperti irisan buah jeruk dan mentimun. Infuse water cocok diminum setelah olahraga.
Hindari minum kopi kental, teh kental, minuman ringan berkafein, dan minuman berenergi. Jenis minuman tersebut dapat menyebabkan dehidrasi dan berdampak negatif pada pola tidur.
10. Konsumsi serat yang cukup
Serat bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Serat baik dinkonsumsi untuk menawarkan rasa kenyang dan mencegah makan berlebih.
Konsumsi asupan serat alami pada sayuran, buah, kacang-kacangan dan gandum.
11. Hindari alkohol
Minuman beralkohon memiliki dampak negatif untuk tubuh. Minuman ini dapat mengubah pikiran, ketergantungan, dan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Pemakaian alkohol dapat merusak kemampuan tubuh untuk mengatasi penyakit menular, termasuk COVID-19.
Sebagai zat psikoaktif, alkohol berpengaruh pad kondisi mental dan pengambilan keputusan, sehingga membuat diri jadi lebih rentan terhadap risiko, seperti jatuh, cedera, atau kekerasan saat dikarantina dengan orang lain.
Konsumsi alkohol diketahui meningkatkan gejala depresi, kecemasan, ketakutan dan kepanikan - gejala yang dapat meningkat selama isolasi dan karantina sendiri.
12. Nikmati makan bersama keluarga
Menjalani physical distancing di rumah, berarti menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal ini memberi peluang untuk berbagi makanan bersama.
Memasak dan makan bersama keluarga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara anak dan orang tua.
Ketika melibatkan anak-anak dalam memasak, penting untuk mengajarkan anak-anak tentang kebiasaan mencuci tangan.
(Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/12-tips-makan-sehat-selama-physical-distancing-berdasarkan-who.jpg)