Wabah Virus Corona
12 Tips Makan Sehat Selama Physical Distancing Menurut Rekomendasi WHO
WHO memberi pandunan makanan sehat yang dilakukan ketika physical distancing. Berikut 12 tips pola hidup sehat dengan makanan bergizi dari WHO.
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
- masak makanan sampai tuntas
- jaga makanan pada suhu yang aman, baik di bawah 5 ° C atau di atas 60 ° C
- gunakan air dan bahan baku yang aman
7. Batasi asupan garam
Jika makanan segar sudah habis, kita mengandalkan makanan olahan, makanan kaleng, dan beku. Who memberi rekomendasi konsumsi garam kurang dari 5 gram per hari.
WHO beri rekomendasi idealnya kurang dari 5 persen dari total asupan energi untuk orang dewasa.
Asupan energi ini harus berasal dari gula gratis (sekitar 6 sendok teh).
Beberapa makanan banyak mengandung kadar garam yang tinggi. Di beberapa negara, asupan garam berasal dari makanan yang dimakan.
Kandungan garam sekitar 50 sampai 75 persen pada makanan. Kita perlu menghindari menambahkan garam tambahan saat memasak.
Jika menginginkan makanan manis, buah bisa menjadi gula alami untuk dikonsumsi. Buah-buahan beku, buah-buahan kalengan dalam jus, dan buah-buahan kering tanpa gula juga merupakan pilihan yang baik.
Selain itu harus berhati-hati pada makanan rendah lemak. Bisanya makanan rendah lemak mengandung banyak gula.
8. Batasi asupan lemak
WHO beri rekomendasi membatasi asupan lemak total, kurang dari 30 persen total asupan energi. Total asupan energi tidak lebih dari 10 persen harus berasal dari lemak jenuh.
Pilih metode memasak yang membutuhkan sedikit atau tanpa lemak. Kurangi menggoreng makanan memakai minyak. Cara memasak bisa menumis, memanggang, dan mengukus.
Pilihlah makanan dari lemak tak jenuh seperti ikan dan kacang-kacangan. Untuk membatasi lemak jenuh, potong lemak berlebih dari daging dan unggas. Hindari mengkonsumsi kulit daging.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/12-tips-makan-sehat-selama-physical-distancing-berdasarkan-who.jpg)