Wabah Virus Corona
Surat DKI Jakarta Minta Karantina Wilayah dan Rencana Rakor Bahas Lockdown Jabodetabek
Rencana lockdown wilayah DKI Jakarta dan Jabodetabek akibat wabah Virus Corona. Pemerintah pusat terima surat Anies Baswedan
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Sebelumnya, Kemenhub telah melaporkan adanya masyarakat yang melakukan mudik ke berbagai daerah, meski pemerintah telah mengeluarkan imbauan untuk tidak melaksanakan mudik untuk mencegah penyebaran Virus Corona.
Saat itu Budi mengatakan, pelaksanaan mudik lebih cepat tersebut terlihat dengan meningkatnya jumlah penumpang di berbagai terminal sejak tanggal 20 hingga 22 Maret 2020.
Menurut dia, fenomena itu terjadi akibat melambatnya roda perekonomian Jakarta yang diakibatkan merebaknya Virus Corona.
Hal tersebut mendorong pekerja khususnya di sektor informal untuk pulang ke kampung halaman masing-masing.
"Ini terjadi mudik sebelum waktunya karena memang terjadi penurunan kegiatan di Jakarta. Sekarang kan kita ada penurunan dari berbagai aspek kegiatan ekonomi. Sehingga pekerja dari sektor informal, yang kita amati dari tanggal 20-22, ada beberapa terminal tipe A yang mengalami lonjakan penumpang yang datang dari Jabodetabek," tutur Budi dalam video conference, Jumat (27/3/2020).
(*/ Tribunjogja.com )
Sumber:
Kompas.com judul "Mahfud MD: DKI Kirim Surat kepada Presiden Minta Karantina Wilayah ", https://nasional.kompas.com/read/2020/03/29/21491771/mahfud-md-dki-kirim-surat-kepada-presiden-minta-karantina-wilayah.
Kompas.com dengan judul "Besok, Pemerintah Rapat Bahas Kemungkinan Lockdown Jabodetabek", https://money.kompas.com/read/2020/03/29/164823826/besok-pemerintah-rapat-bahas-kemungkinan-lockdown-jabodetabek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jika-jakarta-lockdown-ini-8-alternatif-skema-biaya-penyaluran-bantuan-yang-bisa-diterapkan.jpg)