Jawa

ODP Virus Corona Terus Dipantau, Bupati Magelang : Pasien Positif Semakin Membaik

Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang terus memantau perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait Covid-19 di Kabupaten Magelang.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Rapat pencegahan dan penanggulangan Covid-19 dipimpin oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin, di Command Center Pemkab Magelang, Selasa (17/3/2020). 

Pihaknya masih belum menerima informasi tentang hasil laboratorium terbaru.

Sementara para ODP yang dipantau, umumnya mengalami batuk, pilek dan panas.

Oleh karena itu, pihak Dinkes terus memantau ODP selama 14 hari.

"Perkembangan pasien yang positif, semakin hari, semakin membaik, tetapi memang masih positif hasil laboratoriumnya. Kami belum menerima informasi tentang hasil laboratoriumnya terbaru. Umumnya para ODP ini, batuk, pilek, panas seperti itu, sehingga kita pantau selama 14 hari. Mudah-mudahan terus membaik," katanya.

Cegah Corona, Surat Menyurat di Pemkot Magelang Dilakukan Paperless

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengatakan, satu orang warga Kabupaten Magelang, pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Tidar Kota Magelang, dalam kondisi yang baik.

Secara laboratorium berstatus positif.

Meskipun sudah membaik, kondisi pasien terus dipantau, kemungkinan juga akan memasuki sejumlah tes kembali.

"Perkembangan di RSUD, pasien tersebut dalam kondisi membaik. Secara laboratorium dalam posisi itu. Tetapi secara personal, kondisi fisik membaik. Jadi kita doakan dia masuk dalam fase tes berikutnya, karena dia masih dimungkinkan memasuki lagi dua fase tes. Dua fase tes diharapkan menjadi negatif. Sehingga akan kembali bersama-sama lagi dengan kita. Ini yang kita harapkan, dan didoakan pasien ini bisa melewati itu. Pasien tersebut pada saat dites kondisinya sedang sakit, tetapi hasil dari tes menunggu beberapa hari. Harapannya, dari beberapa hari ini akan dites lagi, karena kondisinya membaik, akan terus diputuskan negatif lagi secara medis. Di tes berikutnya secara medis lagi, dia baru boleh pulang. Itulah mengapa saya 28 hari membuat tanggap darurat itu dalam rangka mendoakan siapapun yang kena bisa sembuh," ujar Zaenal. (TRIBUNJOGJA.COM)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved