Wabah Virus Corona

Cara Efektif Mencegah Penyebaran Virus Corona Melalui Social Distancing

Intinya, social distancing adalah tindakan untuk sebisa mungkin berdiam diri di rumah, menjauh dari keramaian, dan tidak bepergian

Tayang:
Editor: Rina Eviana
ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Hong-Ji
Seorang perempuan memakai masker pelindung mencegah penularan virus korona baru menaiki kereta bawah tanah di Seoul, Korea Selatan, Kamis (20/2/2020). 

Meski awalnya yang terinfeksi hanya satu orang, namun setelah menyebar, bisa saja ribuan orang lainnya yang berada di tempat tersebut, juga terinfeksi. 

10 Alasan Tak Perlu Panik di Tengah Wabah Virus Corona

Jadi mulai sekarang, agar penyebaran virus ini tidak makin meluas di Indonesia, peran yang bisa kita lakukan adalah dengan melakukan social distancing. Jangan beraktivitas di luar rumah kecuali jika benar-benar diperlukan.

Untuk sementara waktu, hindari berkumpul secara langsung dengan teman atau saudara. Tidak perlu juga untuk mengunjungi pusat keramaian seperti mal atau tempat wisata.

Ilustrasi virus corona
Ilustrasi virus corona (Shutterstock via kompas.com)

Social distancing akan menekan risiko penyebaran infeksi maksimal kepada 3 orang saja, yang berada dalam satu tempat tinggal, atau para kerabat terdekat. Tanpa langkah social distancing ini, penyebaran infeksi bisa menjangkau 1.000 orang lain yang berada di konser yang sama.

Memperlambat laju penyebaran virus juga penting agar orang yang sakit, tidak terinfeksi secara bersamaan. Tentu, akan jauh lebih mudah mengobati 4 orang yang terinfeksi dibandingkan dengan 1.000 orang sakit secara bersamaan.

Cara Membuat Hand Sanitizer di Rumah, Praktis dan Higienis

Dengan demikian, social distancing secara tidak langsung mampu membantu rumah sakit, laboratorium, maupun dokter dan tenaga medis lainnya agar tidak kewalahan menangani jumlah pasien COVID-19 yang melebihi kapasitas dan kemampuan daerah tersebut.

Sehingga, semua pasien yang sakit bisa mendapatkan perawatan yang optimal. Jika ketersediaan rumah sakit dan jumlah tenaga medis tidak seimbang dengan jumlah pasien, maka akan banyak pasien yang terinfeksi virus corona yang akhirnya tidak bisa mendapatkan perawatan yang layak. Akibatnya, angka kematian akan semakin tinggi.

Contoh nyata pentingnya social distancing Sudah pernah dengar kisah pasien 31 dari Korea Selatan? Pasien ini, menjadi sumber infeksi ribuan orang di Korea Selatan yang saat ini menjadi salah satu negara dengan jumlah infeksi virus corona terbanyak di dunia.

Mengutip dari Reuters, pasien 31 di Korea Selatan adalah seorang perempuan yang sebenarnya sudah memiliki gejala, namun enggan untuk melakukan pemeriksaan corona.

Semakin Banyak, 169 Warga Korea Selatan Terjangkit Virus Corona, Presiden Segera Jadwalkan Pertemuan Tingkat Tinggi
Semakin Banyak, 169 Warga Korea Selatan Terjangkit Virus Corona, Presiden Segera Jadwalkan Pertemuan Tingkat Tinggi (Yonhap)

Setelah itu, ia justru pergi ke tempat-tempat ramai seperti hotel dan gereja. Akibatnya, lebih dari 1.000 orang yang datang ke tempat yang sama dengannya, terinfeksi virus corona. Ia adalah salah satu alasan mengapa Korea Selatan menjadi salah satu negara dengan pasien infeksi COVID-19 terbanyak.

Bayangkan jika pasien 31 tersebut melakukan social distancing dengan tidak pergi ke tempat keramaian. Maka, ribuan kasus infeksi corona tersebut bisa dihindari. Jadi, jika Anda merasa memiliki gejala, jangan ragu untuk memeriksakan diri sebelum semuanya terlambat. Bagi yang merasa sehat, selalu jaga kebersihan dan sebaiknya urungkan dulu niat untuk bepergian, kecuali jika benar-benar diperlukan.

Pahami Berapa Lama, Kapan Waktu dan Cara yang Benar Mencuci Tangan, Cegah Bakteri dan Virus

Bagaimana melakukan social distancing yang benar?

Cara paling mudah dan sederhana dalam melakukan social distancing adalah dengan tidak pergi ke tempat-tempat ramai seperti mal, pasar, konser, bioskop, kantor, atau sekolah.

Selain itu, beberapa hal di bawah ini juga dapat dilakukan sebagai bentuk social distancing untuk memperlambat penyebaran virus corona. Lakukan rapat secara online dibandingkan bertemu langsung Jika memungkinkan, bekerjalah dari rumah

Batalkan rencana bepergian ke acara ramai, termasuk pesta pernikahan sekalipun Untuk menjaga silaturahmi, jangan bertemu dengan teman atau saudara di tempat umum, melainkan gunakan teknologi seperti chatting maupun video call. Batasi aktivitas ke luar kota atau ke luar negeri

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved