Wabah Virus Corona

Cara Efektif Mencegah Penyebaran Virus Corona Melalui Social Distancing

Intinya, social distancing adalah tindakan untuk sebisa mungkin berdiam diri di rumah, menjauh dari keramaian, dan tidak bepergian

Editor: Rina Eviana
ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Hong-Ji
Seorang perempuan memakai masker pelindung mencegah penularan virus korona baru menaiki kereta bawah tanah di Seoul, Korea Selatan, Kamis (20/2/2020). 

Cara Efektif Mencegah Penyebaran Virus Corona Melalui Social Distancing 

TRIBUNJOGJA.COM - Penyebaran virus corona kini telah sampai ke 157 negara. Sementara update virus corona di Indonesia hingga hari ini, Senin (16/3/2020) jumlah pasien positif terinveksi COVID-19 menjadi 137 orang.

Berdasarkan data terbaru World Health Organization (WHO), hanya dalam waktu kurang lebih 3 bulan, virus yang tadinya bermula di kota Wuhan, Tiongkok, sudah tersebar ke 141 negara.

Sekarang, untuk memperlambat penyebarannya, para ilmuwan telah menganjurkan masyarakat melakukan social distancing.

Bagaimana caranya?

Virus Corona Jadi Pandemi Global, Pakai Sarung Tangan Justru Menambah Risiko Infeksi COVID-19
Virus Corona Jadi Pandemi Global, Pakai Sarung Tangan Justru Menambah Risiko Infeksi COVID-19 (Shutterstock via Kompas.com)

Intinya, social distancing adalah tindakan untuk sebisa mungkin berdiam diri di rumah, menjauh dari keramaian, dan tidak bepergian apabila memang tidak diperlukan.

Social distancing yang secara harfiah berarti mejaga jarak dari kehidupan sosial, akan memperlambat penyebaran virus corona yang terjadi melalui kontaminasi droplet atau percikan air liur pada jarak dekat.

Dengan social distancing, maka risiko tertular dari COVID-19 dari orang lain akan berkurang. Sebaliknya, jika kamu ternyata terinfeksi tapi tidak menyadarinya, maka menjauhkan diri dari keramaian akan sangat membantu mencegah penyebaran. 

Pentingnya social distancing dalam masa pandemi

Sudah ramai istilah social distancing disebut di media sosial lokal maupun internasional. Langkah ini dianggap salah satu cara paling sederhana dan efektif mencegah penyebaran penyakit COVID-19.

Mengapa begitu? Virus SARS-COV2 yang merupakan penyebab COVID-19, menyebar melalui droplet atau percikan air liur. Jadi, jika seseorang yang terinfeksi virus ini kemudian tidak sengaja batuk atau bersin tanpa menutup mulutnya, maka droplet akan jatuh pada permukaan yang ada di dekatnya.

Saat ada orang lain yang tidak terinfeksi memegang permukaan tersebut, lalu menyentuh mulut, hidung atau matanya tanpa mencuci tangan terlebih dahulu, maka ia berisiko tinggi ikut tertular.

10 Alasan Tak Perlu Panik di Tengah Wabah Virus Corona

Inilah yang membuat angka penularan penyakit ini naik drastis dalam waktu singkat. Banyak orang yang tidak sadar bahwa dirinya terinfeksi, lalu pergi ke berbagai lokasi untuk memenui teman dan kerabatnya.

Akibatnya, penyebaran virus ini semakin luas. Apalagi, virus ini sudah bisa menular ke orang lain, meskipun orang-orang yang terinfeksi tidak merasakan gejala yang berat.

Mereka bisa saja merasa sehat dan hanya sedikit bersin-bersin atau flu, namun ternyata sudah terinfeksi COVID-19. Bayangkan jika orang yang terinfeksi itu masih tetap masuk kerja, sekolah, datang ke seminar, atau konser musik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved