Bantul
Virus Corona Mewabah, Permintaan Jamu Herbal di Bantul Meningkat
Di Bantul, bahkan ada sebuah produsen Jamu yang menciptakan ramuan herbal bernama "Pencegah Virus Corona".
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Sayur dan buah untuk obat dan terakhir tanaman obat dan keluarga (toga) untuk obat.
Semua tanaman tersebut banyak tumbuh dipekarangan rumah-rumah warga.
Termasuk di pekarangan rumah Sutrisno.
• Permintaan Meningkat, Pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta Racik Empon-Empon Corona
Hampir semuanya dipenuhi oleh tanaman obat.
Ia tak sungkan memperkenalkan satu persatu tanaman yang tumbuh.
Ada tanaman meniran.
Tanaman tersebut merupakan jenis tanaman liar namun bisa dimanfaatkan untuk obat.
Selanjutnya, ada tanaman Seligi.
"Fungsinya untuk meredakan encok," kata Sutrisno, tangannya kemudian memegang daun seligi yang hampir mirip dengan daun asem.
Ada pula bunga melati yang menurutnya bagus sebagai aromaterapi sekaligus anti oksidan.
Menengok sisi yang lain ada tanaman Gondo ruso, kemudian tanaman Iler.
"Fungsinya untuk meredakan panas dalam," urai Sutrisno. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/virus-corona-mewabah-permintaan-jamu-herbal-di-bantul-meningkat.jpg)