Gunungkidul

Terungkap, Gunungkidul Miliki Peran Besar dalam Gerilya Pangsar Sudirman

Perjalanan perang gerilya Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Sudirman ternyata masih banyak menyimpan kisah yang lama terpendam.

Terungkap, Gunungkidul Miliki Peran Besar dalam Gerilya Pangsar Sudirman
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kegiatan bedah buku "Peran Gunungkidul dalam Perang Gerilya Pangsar Jenderal Sudirman", Rabu (26/02/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Perjalanan perang gerilya Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Sudirman ternyata masih banyak menyimpan kisah yang lama terpendam.

Salah satunya adalah peran masyarakat Gunungkidul dalam aksi heroik tersebut.

Kisah ini terungkap saat bedah buku "Peran Gunungkidul dalam Perang Gerilya Jenderal Sudirman" karya Rudi Winarso.

Doa Dipanjatkan pada Peringatan Wafatnya Panglima Besar Jenderal Sudirman di Kota Magelang

"Sudirman sempat singgah di salah satu rumah di Genjahan, Ponjong selama 5 hari," kata Rudi dalam pemaparannya di sebuah rumah makan, Rabu (26/02/2020).

Rudi mengatakan plang penanda rute gerilya Pangsar Jenderal Sudirman menyebar di sejumlah titik di Gunungkidul.

Namun saat ini kondisinya sudah memprihatinkan, bahkan plang sudah berkarat dan tulisannya tak lagi terlihat.

Bersama Kodim 0730/Gunungkidul dan Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul, Rudi pun melakukan penelusuran kembali rute gerilya sekaligus tempat-tempat persinggahan Sudirman masa itu.

Menurutnya, kisah perjalanan dan persinggahan Sudirman masih terekam jelas oleh ingatan warga.

Penelusuran pun membuahkan banyak detail lebih rinci terkait rute perang gerilya yang selama ini tidak dibahas dalam buku-buku sejarah.

"Harapannya semua orang mengetahui bahwa ada nilai-nilai historis yang selama ini lupa terangkat," kata Rudi.

Rumah Kecil yang Kini Menjadi Museum, Tempat Jendral Sudirman Mengembuskan Nafas Terakhirnya

Kepala Disbud Gunungkidul Agus Kamtono mengatakan peran masyarakat Gunungkidul sangat besar selama persinggahan Sudirman.

Menurutnya, warga saat itu ikut membantu merahasiakan keberadaan Sudirman dari musuh hingga sulit dideteksi.

Warga bahkan ikut menyediakan kebutuhan logistik selama Sudirman singgah.

"Proses penelusuran kisah ini dilakukan dengan bantuan dari Bhabinkamtibmas yang langsung melacak dan mewawancarai warga yang tahu satu per satu," ungkap Agus.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved