Pasukan Suriah Patahkan Serangan Besar Kelompok Bersenjata di Idlib

Kontak tembak skala berat pecah di sisi kota Nayrab. Dikabarkan sejumlah tentara dan anggota militan tewas pada pertempuran ini.

Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Muhammad Fatoni
SputnikNews
Battle of Idlib 

TRIBUNJOGJA.COM, BEIRUT - Pasukan Suriah mematahkan serangan besar kelompok bersenjata ke Kota Nayrab, Provinsi Idlib.

Detail informasi dari lapangan sedang dilengkapi kantor berita Suriah, SANA. Demikian dikutip Sputniknews.com, Kamis (20/2/2020).

Jaringan berita Al Masdar News yang berpusat di Beirut, Lebanon, menyebut serangan besar itu didukung militer Turki.

Kontak tembak skala berat pecah di sisi kota Nayrab. Dikabarkan sejumlah tentara dan anggota militan tewas pada pertempuran ini.

Sumber militer Suriah kepada Russia Today berbahasa Arab mengatakan, beberapa kendaraan tempur Turki dihancurkan.

Namun klaim ini belum ada konfirmasi independen. Turki juga belum merespon situasi terakhir di Nayrab ini.

Erdogan Kembali Ancam Serang Suriah, Rusia Tetap Bela Damaskus

Battle of Idlib, Pertempuran Pamungkas Rakyat Suriah

Perkembangan lain, militer Rusia yang mengontrol sebagian dara Suriah, menutup lalulintas udara di Suriah bagian utara.

Zona larangan terbang itu bertujuan mencegah Turki mengerahkan armada udaranya ke Suriah.

Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk ke sekian kali mengancam akan melancarkan serangan segera ke pasukan Suriah, jika tak segera mundur dari Idlib atau sekitar pos-pos militer Turki.

“Seperti operasi sebelumnya, kami katakan operasi kita bisa terjadi sewaktu-waktu,” kata Erdogan di depan anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) di Ankara, Rabu (18/2/2020) waktu setempat.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (YASIN BULBUL / AFP)

Dikutip Presstv.com, Erdogan menegaskan, Idlib merupakan zona de-eskalasi dan zona aman dan akan memperjuangkannya dengan segala cara dan berapapun biayanya.

Ia menyebutkan, serangkaian pembicaraan menyangkut masa depan Idlib dengan Moskow gagal mencapai hasil yang diinginkan.

“Pembicaraan terus dilakukan, tapi benar apa yang kita inginkan jauh dari apa yang kita sodorkan di meja,” kata Erdogan.

“Turki telah menjalankan semua yang bisa dilakukan sesuai rencana kita. Tapi saya katakan, serangan ke Idlib sekarang hanya soal waktu,” lanjutnya.

Pasukan Haftar Ledakkan Kapal Turki Pembawa Senjata ke Libya

Presiden Turki Tayyip Erdogan Ancam Tembak Semua Pesawat Suriah yang Masuk Idlib

Juru bicara Kremlin, Dmitri Peskov merespon langkah-langkah politik Turki, termasuk ancaman menyerang Suriah sebagai skenario terburuk.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved