Wabah Virus Corona

Dokter Virus Corona Meninggal Akibat Kelelahan Setelah Bekerja 10 Hari Nonstop

Seorang dokter yang ikut serta terlibat dalam penanganan wabah virus corona meninggal dunia. Ia meninggal diduga akibat kelelahan kemudian

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Via daily mail
Song Yongjie mengenakan pakaian hazmat selama bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan pada para pelintas perbatasan di Provinsi Hunan 

Seorang dokter yang ikut serta terlibat dalam penanganan wabah virus corona meninggal dunia. Ia meninggal diduga akibat kelelahan kemudian mengalami serangan jantung setelah bekerja selama 10 hari tanpa berhenti.

Song Yingjie (27) nama dokter tersebut, adalah salah satu kepala klinik kesehatan di Provinsi Hunan di wilayah perbatasan dengan Hubei, tempat mewabahnya virus corona.

Yingjie diberikan tugas untuk melakukan pemeriksaan temperatur suhu warga terutama pengendara motor dan mobil yang melintasi perbatasan.

Dokumentasi Song Yingjie yang bertugas di perbatasan Provinsi Hunan
Dokumentasi Song Yingjie yang bertugas di perbatasan Provinsi Hunan (Via daily mail)

Berdasarkan keterangan otoritas setempat, Yingjie telah bekerja sejak tanggal 25 Januari 2020 dan belum berhenti hingga meninggal 10 hari kemudian.

Kabar tentang kematian Yingjie menyebar viral di China.

Ia pun dijuluki sebagai pahlawan lantaran dedikasi dan jasanya dalam membantu menanggulangi wabah virus corona.

Dalam keterangan resmi yang dirilis otoritas kota Hengyang, Yingjie yang berasal dari Desa Hengshan itu meninggal dunia saat pulang setelah bekerja shift panjang.

Song Yongjie mengenakan pakaian hazmat selama bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan pada para pelintas perbatasan di Provinsi Hunan
Song Yongjie mengenakan pakaian hazmat selama bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan pada para pelintas perbatasan di Provinsi Hunan (Via daily mail)

Penyebab kematiannya bukan disebabkan oleh virus corona melainkan akibat serangan jantung yang diduga dipicu oleh kelelahan hebat.

Dokter meninggal akibat terifeksi virus corona

Peristiwa kematian tenaga medis juga terjadi di Wuhan.

Dokter bernama Li Wenling (34) ini diketahui positif terkena coronavirus setelah dilakukan pemeriksaan pada 1 Februari lalu.

Wenling adalah seorang tenaga medis yang membocorkan kondisi Wuhan yang sebenarnya.

Ia bercerita di grup WeChat kelompok alumni sekolah kedokteran pada 30 Desember 2019, saat virus corona mulai muncul di Wuhan.

Petugas medis merawat pasien virus corona
Petugas medis merawat pasien virus corona (Xinhua/Xiongci)

Di grup tersebut, Li mengungkap bahwa ada tujuh pasien yang didiagnosis terkena penyakit mirip SARS, hingga harus dikarantina di rumah sakit.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved