Bantul

Sejarah Baru di Pilkada Bantul, PKS dan PDIP Bertemu untuk Buka Wacana Koalisi

Meski berbeda ideologi, kedua partai nyatanya sama-sama membuka wacana untuk berkoalisi.

Sejarah Baru di Pilkada Bantul, PKS dan PDIP Bertemu untuk Buka Wacana Koalisi
istimewa
Ketua DPC PDIP Bantul Joko Purnomo didampingi Ketua DPD PKS Bantul Amir Syarifudin seusai melakukan pertemuan tertutup, Jumat (31/12020). Bertempat di kantor DPC PDIP Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, dinamika politik di Kabupaten Bantul saat ini masih dinamis.

Manuver dan komunikasi antar partai politik masih sangat cair.

Pintu untuk menjajaki koalisi, satu dengan yang lain, masih sangat terbuka.

Termasuk sejarah baru di Pilkada Bantul, bertemunya antara PDIP dengan partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam satu forum yang formal.

Golkar Ingin Jadi Partai Pengusung di Pilkada Bantul

Meski berbeda ideologi, kedua partai nyatanya sama-sama membuka wacana untuk berkoalisi.

"Kemungkinan koalisi sangat mungkin. PKS dengan siapapun bisa (berkoalisi). Apalagi dengan PDI Perjuangan," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Bantul, Amir Syarifuddin, seusai melakukan pertemuan, pada Jumat (31/1/2020) di Kantor DPC PDIP Bantul.

Pertemuan antara PDI Perjuangan dengan PKS berlangsung sekitar satu jam.

Pertemuan itu merupakan pertemuan tertutup.

Membahas kesepemahaman berbagai hal, utamanya tentang kerakyatan, ekonomi dan pendidikan.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Termasuk, kata Amir, membahas juga tentang dinamika Pilkada Bantul 2020, dimana pertemuan formal tersebut menurutnya sangat baik sebagai langkah awal.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved