Kriminalitas

Ingin Motor yang Berkecepatan Tinggi, Seorang Pencari Ikan di Kulon Progo Nekat Curi Motor

Pelaku mengaku nekat menggasak sepeda motor lantaran ingin memiliki sepeda motor dengan kubikasi yang lebih tinggi.

Ingin Motor yang Berkecepatan Tinggi, Seorang Pencari Ikan di Kulon Progo Nekat Curi Motor
TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Gelar perkara tindak pencurian kendaraan bermotor di Mapolres Kulon Progo 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Seorang pencari ikan yang mengaku hobi balap liar dengan inisial AWW (19) harus berurusan dengan Kepolisian Resor Kulon Progo.

Pemuda asal Pleret, Kapanewon Panjatan ini ditangkap lantaran menggasak sepeda motor milik nelayan di Pantai Bugel.

Kapolres Kulon Progo, AKBP Tartono mengatakan pelaku menggasak sepeda motor ketika pemilik sepeda motor lengah.

"Motor yang dicuri tersebut memang sengaja diparkirkan di tepi pantai dengan motor lainnya. Pelaku ternyata mengetahui bila kunci motor tak dilepas dari lubang kuncinya. Motor yang diambil ini jenisnya Honda Megapro," katanya.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Lanjutnya, pelaku ini sebenarnya juga seorang pencari ikan.

"Jadi sudah saling mengenal antara pelaku dengan korban," katanya.

Setelah dilakukan penelusuran, pelaku akhirnya dapar ditangkap petugas di kediamannya pada awal Januari 2020.

Selain itu, lanjut Tartono, dalam penangkapan Polisi juga berhasil menyita dua unit sepeda motor hasil dari pencurian yang dilakukan yaitu Honda Mega Pro dan Honda Supra X.

"Honda Supra X ini ternyata juga motor curian yang di curi akhir tahun 2019," paparnya.

Seorang Residivis Curi Motor Saat Menginap di Rumah Temannya

Pelaku saat turut dihadirkan pada gelar perkara di Mapolres Kulon Progo, Sabtu (18/1/2019) mengaku nekat menggasak sepeda motor lantaran ingin memiliki sepeda motor dengan kubikasi yang lebih tinggi.

"Memang ingin motor yang kencang, karena hobi ikut balap liar. Terus saya nekat mencuri dan dioprek motornya," katanya.

Diakhir gelar perkara ini, Kapolres Kulon Progo, AKBP Tartono pun menyampaikan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati.

"Memang kebiasaan nelayan di pantai itu meninggalkan kendaraan beserta kuncinya. Jadi kami imbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati meninggalkan kendaraannya," katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AWW bakal dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved