Bantul

Pengakuan Pelaku Klitih di Bantul, Iseng Berujung Kematian Seorang Pelajar

Pengakuan Pelaku Klitih di Bantul, Iseng Berujung Kematian Seorang Pelajar

Pengakuan Pelaku Klitih di Bantul, Iseng Berujung Kematian Seorang Pelajar
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono didampingi Kasat Reskrim AKP Riko Sanjaya, menunjukkan barang bukti dan satu tersangka utama berinisial APS (18) dalam kasus klitih yang menewaskan satu pelajar SMK bernama Fatur Nizar Rakadio 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kepolisian Resor Bantul mengungkap kasus kejahatan jalanan atau Klitih yang tewaskan satu pelajar SMK di Bantul bernama Fatur Nizar Rakadio.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, diketahui motif pelaku melempar cat ke motor korban kemudian menendangnya hanya karena iseng.

"Motifnya pelaku itu sifatnya iseng. Membawa cat dengan kantong plastik dengan tujuan dilempar kepada rombongan yang berpapasan. Jadi korbannya itu acak," kata Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Selasa (14/1/2020)

Dikatakan Wachyu, ada 12 remaja yang diamankan dalam perkara tersebut. Satu orang berinisial APS (18) warga Wirokerten, Banguntapan ditetapkan sebagai tersangka utama. Sementara 11 lainnya masih sebagai saksi dan akan dilakukan pendalaman.

Para pelaku yang diamankan tersebut masih berstatus pelajar namun sebagian lainnya sudah lulus sekolah di tahun sebelumnya. Termasuk tersangka utama, APS, sudah lulus dari salah satu SMK.

Ia disangkakan melanggar pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian orang lain.

"Ancamannya hukuman pidana maksimal 7 tahun," terang dia.

BREAKINGNEWS : Pelaku Klitih yang Tewaskan Seorang Pelajar di Bantul Ditangkap

Marak Aksi Klitih di Kalangan Pelajar, Disdikpora DIY Akan Kumpulkan Guru BK

Diceritakan Kapolres, kejadian yang menyebabkan seorang pelajar bernama Fatur Nizar Rakadio, warga Ponggok I Desa Trimulyo Bantul meninggal dunia itu bermula ketika korban bersama teman-teman sekolahnya bermain di Pantai di daerah Gunungkidul pada 14 Desember 2019 lalu.

Seusai bermain dari pantai, Dio - panggilan akrab Fatur Nizar Rakadio, bersama rombongannya kemudian pulang mengendarai sepeda motor melewati jalur Panggang - Siluk.

Di tengah jalan itu, Dio beserta rombongan, berpapasan dengan rombongan tak dikenal mengendarai sepeda motor matik. Rombongan pelaku itu kemudian melempar cat kearah rombongan Dio.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved