Lifestyle

Obesitas Picu Disfungsi Seksual

Namun hanya segelintir saja yang paham bahwa obesitas juga berpotensi dalam meningkatkan sejumlah gangguan terhadap kesehatan.

Obesitas Picu Disfungsi Seksual
IST
Suasana seminar nasional bertajuk 'Ancaman Disfungsi Seksualitas Pada Generasi Milenial dengan Obesitas' yang diselenggarakan oleh Mabuross Event Organizer pada Minggu (12/1/2020) di Taman Budaya Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagian masyarakat masih memiliki cara pandang yang cenderung salah terhadap obesitas.

Sebagian menilai, obesitas adalah tanda kemakmuran bagi seseorang.

Namun hanya segelintir saja yang paham bahwa obesitas juga berpotensi dalam meningkatkan sejumlah gangguan terhadap kesehatan.

Guna memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat, Mabuross Event Organizer mengadakan seminar nasional bertajuk 'Ancaman Disfungsi Seksualitas Pada Generasi Milenial dengan Obesitas' pada Minggu (12/1/2020) di Taman Budaya Yogyakarta.

Penyakit Tidak Menular Sedot Dana BPJS Terbesar, Obesitas Perlu Ditekan

Diikuti oleh seribuan peserta dari hampir seluruh Indonesia, seminar kali ini mengajak para peserta untuk memahami ancaman obesitas dari sudut seksualitas.

Sejumlah pembicara juga dihadirkan untuk memberikan pemaparan dari berbagai sudut pandang terkait dengan sisi negatif dari obesitas.

"Kami ingin mengkritisi dampak obesitas yang berkaitan dengan seksualitas. Bagaimana dampaknya terhadap generasi Milenial dan apa yang harus dilakukan," kata Iqbal Amrulloh, Owner Mabuross Event Organizer dikutip dari keterangannya.

Menurut Riskesdas 2018 lalu, obesitas dapat meningkatkan resiko berbagai kelainan yang berasosiasi dengan mortalitas dan morbiditas yang tinggi.

World Health Organization (WHO) memperkirakan lebih dari 1 miliar orang menderita overweight, dan 300 juta orang termasuk dalam kriteria obesitas.

Indonesia menjadi pendukung angka tersebut dengan prevalensi penduduk dengan obesitas 21.8%.

Anak Obesitas Berisiko Derita Penyakit Tidak Menular Lebih Tinggi

Dr. Istri Yuliani dalam pemaparannya mengatakan, penurunan fungsi seksualitas merupakan salah satu dampak dari peningkatan berat badan pada kasus overweight dan obesitas.

Sedangkan jumlah penduduk yang obesitas dan overweight di Indonesia dan dunia secara bertahap terus mengalami peningkatan.

Sementara, Dietisien Harry Freitag, S.Gz, M.Sc, RD, pengajar dosen UGM menilai, perlu adanya program diet dalam rangka penurunan berat badan berbasis diet dan latihan fisik terhadap perbaikan infertilitas individu dengan kegemukan.

Dengan program itu, diharapkan disfungsi seksual akibat dari obesitas bisa diatasi.

Pada akhir acara, juga diadakan pengundian hadiah utama dari seminar yakni 2 buah Cincin Emas dan hadiah utama Umroh yang akan diundi pada akhir tahun 2020. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved