Yogyakarta

Jaksa Kejari yang Terkena OTT Jalani Sidang Perdana

Humas Pengadilan Negeri Yogyakarta / Pengadilan Tipikor dan Hubungan Industrial, Sari Sudarmi mengatakan selain Eka Safitra, Satriawan Sulaksono juga

Jaksa Kejari yang Terkena OTT Jalani Sidang Perdana
Istimewa
Suasana sidang pembacaan dakwaan jaksa Eka Safitri dan Satriawan Sulaksono di Pengadilan Tipikor dan Hubungan Industrial, Rabu (08/01/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kasus dugaan gratifikasi dalam proyek rehabilitasi saluran air hujan (SAH) Supomo memasuki babak baru.

Jaksa fungsional Kejaksaan Negeri Yogyakarta yang juga sebagai anggota Tim TP4D Kejari Yogyakarta, Eka Safitra menjalani sidang perdana.

Sidang dengan agenda Pembacaan Surat Dakwaan tersebut digelar di Pengadilan Tipikor dan Hubungan Industrial Yogyakarta, Rabu (08/01/2020).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Asep Permana tersebut, surat dakwaan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pohon Jagung Tumbuh Subur di Proyek Saluran Air Hujan Yogyakarta yang Kena OTT KPK

Menurut surat dakwaan, baik Eka Safitra telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai salah satu perbuatan berlanjut, menerima hadiah atau janji dengan menerima uang dengan total Rp221.740.000 dari Gabriella Yuan Anna Kusuma, selaku Direktur Utama PT. Manira Arta Rama Mandiri.

JPU menduga hadiah atau janji tersebut diberikan kepada terdakwa dan Satriawan Sulaksono (Jaksa Kejari Surakarta), untuk mengupayakan perusahaan milik Gabriella Yuan Anna yaitu PT Widoro Kandang menang dalam lelang pekerjaan Rehabiitasi SAH Supomo Cs.

Dimana hal itu bertentangan dengan kewajibannya.

Terdakwa dan Gabriella Yuan Anna bersepakat bahwa commitment fee yang akan diberikan adalah 5 persen, dengan rincian 1,5 persen untuk Pokja Unit BLP, 1,5 persen untuk terdakwa dan Satriawan Sulaksono, dan 2 persen untuk Tim TP4D Kejari Yogyakarta.

Uang diberikan secara bertahap.

Halaman
123
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved