Bantul

Tahapan Pilkada, KPU Bantul Mulai Bentuk PPK dan PPS

KPU Bantul terus melakukan persiapan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada September 2020 mendatang.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho bersama para komisioner. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul terus melakukan persiapan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada September 2020 mendatang.

Satu di antaranya, dengan mulai melakukan rekruitmen petugas penyelenggara pemilihan di tingkat Kecamatan (PPK) dan di tingkat Desa (PPS).

Komisioner KPU Bantul divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Musnif Istiqomah mengatakan, sesuai dengan Peraturan KPU nomor 16 tahun 2019, pengumuman pendaftaran PPK akan mulai dilakukan tepat tanggal 15 Januari 2020.

Kemudian disusul dengan penerimaan berkas pendaftaran.

Jelang Pilkada Bantul 2020, Suharsono Ungkap Kriteria Bakal Calon Wakil Bupati yang Diinginkan

Adapun persyaratannya, bagi calon PPK dan PPS batas usia minimal adalah 17 tahun, selain itu mereka juga harus benar-benar independen.

"Artinya tidak aktif dalam kegiatan politik, termasuk juga tidak aktif di partai politik tertentu," kata Musnif, Senin (06/1/2020).

Musnif menambahkan bahwa calon PPK dan PPS juga diharuskan berdomisili di wilayah kerja.

Hal itu mengingat tahapan pemilihan berjalan dengan hitungan hari kalender bukan hari kerja.

Petugas PPK perkecamatan, dibutuhkan sebanyak 5 orang.

Sedangkan untuk PPS, masing-masing desa 3 orang.

Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama

Kabupaten Bantul memiliki 17 Kecamatan dan 75 Desa sehingga total yang dibutuhkan untuk petugas PPK sebanyak 85 orang dan petugas PPS sebanyak 225 orang.

Musnif berharap proses rekruitmen petugas PPK dan PPS tersebut dapat berjalan dengan lancar.

"Kami menargetkan proses rekruitmen rampung pada 14 Februari 2020," terangnya.

Sementara itu, Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho mengatakan, petugas PPK dan PPS pada Pilkada Bantul 2020 diharapkan melek teknologi untuk mempermudah ketugasan.

Pasalnya, menurut dia, KPU selalu mengembangkan sistem informasi berbasis tekhnologi dalam setiap pemilu.

Seperti misalnya sistem informasi data pemilih (Sidalih) dan Sistem informasi perhitungan (Situng). (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved