Jelang Perayaan Natal di Jogja

Jelang Masa Libur Nataru, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Wates Kulonprogo

Ada banyak faktor yang menyebabkan sepinya arus penumpang musim Nataru di Terminal Wates ini.

Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugroho
Dishub Kulon Progo melakukan pengecekan kelayakan kendaraan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Terminal Wates, Senin (23/12/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Kepadatan penumpang bus pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) hampir tak terlihat di Terminal Wates, Kulonprogo.

Peningkatan jumlah penumpang pun terbilang tidak signifikan.

Kepala Seksi Pengelolaan Terminal Wates dan Jombor, Dinas Perhubungan DIY, Yuniarti, mengatakan peningkatan jumlah penumpang yang naik dan turun di Terminal Wates terjadi sejak Jumat (20/12/2019) hingga Minggu (22/12/2019).

Dari sekira 700 penumpang menjadi sekira 1000 orang.

Demikian juga jumlah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang datang dan berangkat juga meningkat, dari sekira 50 bus menjadi 67 bus.

Polresta Yogyakarta Terjunkan 800 Personel untuk Amankan Nataru

Puncak Arus Mudik Natal dan Tahun Baru di Terminal Giwangan Yogyakarta Diprediksi Terjadi Hari Ini

"Kenaikan jumlah penumpang tidak seberapa, sekitar 5-10 persen. Puncak arus mudik prediksi kami terjadi hari ini tapi ternyata tidak," kata Yuniarti, Senin (23/12/2019).

Menurutnya, ada banyak faktor yang menyebabkan sepinya arus penumpang musim Nataru di Terminal Wates ini.

Di antaranya, masyarakat lebih memilih moda transportasi kereta api ketimbang bus dengan pertimbangan kenyamanan dan ketepatan waktu perjalanan.

Beroperasinya jalan tol trans Jawa yang bisa diakses melalui pintu gerbang di Solo juga menjadi alasan lainnya.

APEL PASUKAN ANGKUTAN NATARU. Anggota K-9 Brimob Polda DIY melakukan sterilisasi dengan anjing pelacak seusai mengikuti apel kesiapan angkutan kereta api jelang Natal 2019 dan Tahu Baru 2020 (Nataru) di Stasiun Tugu, Kota Yogyakarta, Kamis (19/12/2019). Apel pasukan operasi angkutan yang diikuti oleh petugas gabungan dari PT. KAI, TNI dan Polri itu guna menciptakan Nataru dengan
APEL PASUKAN ANGKUTAN NATARU. Anggota K-9 Brimob Polda DIY melakukan sterilisasi dengan anjing pelacak seusai mengikuti apel kesiapan angkutan kereta api jelang Natal 2019 dan Tahu Baru 2020 (Nataru) di Stasiun Tugu, Kota Yogyakarta, Kamis (19/12/2019). Apel pasukan operasi angkutan yang diikuti oleh petugas gabungan dari PT. KAI, TNI dan Polri itu guna menciptakan Nataru dengan "zero accident". TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI (TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri)

Sebagian masyarakat memilih memanfaatkan jalan tol tersebut menggunakan mobil pribadi.

"Ada banyak faktor penyebab. Untuk arus balik, kami prediksi terjadi pada 1 Januari 2020 dan kondisinya kurang lebih mungkin sama," kata Yuniarti.

Uji Kelayakan Angkutan

Sementara itu, Dishub Kulon Progo bersama Dinas Kesehatan setempat pada hari itu menggelar operasi uji kelayakan kendaraan dam kebugaran awak angkutan Nataru.

Antara lain pengecekan sistem pengereman, fungsi lampu dan wiper, serta sarana pendukung lainnya.

14 Bus Trans Jogja Siap Layani Wisatawan dari Amongrogo dan Gembira Loka Menuju Kawasan Malioboro

Persiapan Malam Tahun Baru, Lalu Lintas di Kawasan Malioboro Akan Dialihkan

Dalam operasi ini, petugas masih menemukan adanya bus yang menggunakan ban vulkanisir serta lampu rem yang tak berfungsi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved