Kota Yogyakarta

Polresta Yogyakarta Terjunkan 800 Personel untuk Amankan Nataru

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini mengatakan Polresta Yogyakarta juga dibantu oleh Polda DIY, terutama Dalmas Sabhara dan Brimob.

Polresta Yogyakarta Terjunkan 800 Personel untuk Amankan Nataru
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polresta Yogyakarta menyiapkan kurang lebih 800 personel untuk mengamankan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini mengatakan Polresta Yogyakarta juga dibantu oleh Polda DIY, terutama Dalmas Sabhara dan Brimob.

"Jadi kalau ditambah dengan kekuatan kita bisa lebih dari 1.000. Itu juga masih dari Polri saja. Kita juga dibantu oleh instansi lain, Kodim, Pemda DIY, Pemkot Yogyakarta, dan juga oleh masyarakat. Kami siap untuk mengamankan selama libur Nataru," katanya beberapa waktu lalu.

Kapolda DIY yang Baru, Lakukan Kunjungan Kerja Perdana ke Mapolresta Yogyakarta

Pihaknya juga telah memetakan daerah-daerah rawan Kamtibmas.

Untuk antisipasi, pihaknya mendirikan empat posko utama. Posko utama tersebut adalah Titik Nol Kilometer, Tugu, Pos Teteg, dan Kotabaru.

Selain empat pos besar, Polresta Yogyakarta juga menyiapkan 13 pos kecil.

"Pada prinsipnya sama, hanya saja kalau pos kecil ada yang tidak 24 jam. Tetapi kita lihat juga situasi, kalau memang masyarakat membutuhkan untuk penjagaan disitu, ya kita lakukan penjagaan. Kalau sudah landai, kami tarik untuk berjaga di pos lain," lanjutnya.

Rotasi Pejabat Utama, Kapolresta Yogya Harap Bisa Wujudkan 7 Program Prioritas

"Kami juga sudah bentuk satgas-satgas. Gangguan Kamtibmas sudah kami petakan. Langkah antisipasi juga sudah kami siapkan, jadi ya sudah aman. Ya kami tetap siap dan waspada," sambungnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk senantiasa tertib dan mematuhi peraturan lalulintas selama berlibur, termasuk untuk parkir.

Ia juga meminta masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum Transjogja saat mengunjungi Malioboro, daripada menggunakan kendaraan pribadi.

"Kita sudah lakukan rekayasa lalu lintas. Jalan di Jogja ini sama saja, padahal volume kendaraan semakin bertambah. Jadi gunakan saja Transjogja," tambahnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved