Kulon Progo

Temon 'Naik Kelas' Berkat Bandara YIA, Tingkat Kemiskinan Terendah se-Kulon Progo

Kecamatan Temon beserta beberapa desanya kini beranjak menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan paling rendah di Kulon Progo.

Temon 'Naik Kelas' Berkat Bandara YIA, Tingkat Kemiskinan Terendah se-Kulon Progo
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Sejumlah kendaraan tampak melintas di depan area pintu masuk kawasan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Temon, Kulon Progo, Selasa (3/12/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kecamatan Temon beserta beberapa desanya kini beranjak menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan paling rendah di Kulon Progo.

Hal ini disinyalir sebagai imbas positif dari adanya pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di wilayah tersebut.

Berdasar data Kementerian Sosial maupuun Badan Pusat Statistik (BPS), Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mencatat ada lima desa di Temon yang tingkat kemiskinannya terhitung paling kecil dari 88 desa/kelurahan di Kulon Progo.

Yakni, Temon Kulon (0,83 %), Glagah (1.15 %), Jangkaran (1.42 %), Janten (1.98 %) dan Temon Wetan (3.21 %).

Perekonomian Warga Temon Menggeliat, Muncul Indekos hingga Persewaan Sepeda Motor

Kelimanya merupakan desa-desa yang bersinggungan atau berdekatan langsung dengan area Bandara YIA.

Hal ini menjadikan Temon di peringkat pertama di antara 12 kecamatan di Kulon Progo, baik untuk potret kemiskinan maupun percepatan penurunannya dibanding 2017.

"Analisa kita, ini karena pengaruh ada bandara YIA. Sebagian warga mendapat ganti rugi (dari pembebasan lahan) lalu lainnya mendapat multiplier effect sejak adanya pembangunan bandara di 2017. Warga bekerja di bandara lalu lainnya punya usaha," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulon Progo, Agus Langgeng Basuki, Senin (2/12/2019).

Penurunan angka kemiskinan secara signifikan di desa-desa tersebut dalam dua tahun terakhir lalu diganjar dengan penghargaan dari Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kulon Progo, beberapa waktu lalu.

Kecamatan Temon dalam penghargaan itu didapuk sebagai kecamatan dengan persentase penduduk miskin terendah sebesar 6,38% dan laju penurunan penduduk miskin tertinggi sebesar 6,37%.

Adapun Desa Temon Kulon sebagai desa dengan persentase penduduk miskin terendah sebesar 0,83% dan Desa Janten sebagai desa dengan laju penurunan penduduk miskin tertinggi sebesar 16,37%.

Sanitarian Kulon Progo Raih Penghargaan The Future Leader

Halaman
123
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved