Yogyakarta

KONI DIY Gelar Rapat Evaluasi Cabor Porda DIY 2019

Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menggelar rapat evaluasi gelaran Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY 2019.

KONI DIY Gelar Rapat Evaluasi Cabor Porda DIY 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Rapat evaluasi penyelenggaraan Porda DIY 2019 yang digelar di Kantor KONI DIY, Selasa (4/12/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menggelar rapat evaluasi gelaran Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY 2019.

Jika sebelumnya telah mengundang perwakilan KONI Kabupaten/ Kota se-DIY, pada rapat yang digelar Selasa (3/12/2019) kemarin, mengundang pengurus cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di Porda DIY 2019.

Wakil Ketua Umum II KONI DIY yang juga merupakan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Porda DIY 2019, Rumpis Agus Sudarko mengatakan ada sejumlah hal yang dikritisi oleh pengurus cabang olahraga (cabor) Kabupaten/ Kota.

Porda DIY 2019 dan Peparda DIY Resmi Ditutup, Sleman dan Bantul Raih Juara Umum

Diantaranya terkait dengan teknis pelaksanaan, seperti sarana dan prasarana.

Kemudian kesiapan tim medis, juga waktu pelaksanaan Porda yang dinilai terlalu lama karena mencapai 48 hari.

Selain itu khusus untuk penjurian juga menjadi sorotan, terutama pada nomor-nomor yang penilaiannya subyetif.

"Selain itu, ada masukan yakni agar pengda cabor turut terlibat aktif dalam proses verifikasi atlet. Lebih dipertegas dan dipertajam dengan waktu yang cukup," ujar Rumpis.

"Masalah jadwal dan tempat masih kurang longgar juga menjadi masukan dari pengurus cabor, terutama cabor yang menggunakan venue yang sama. Ke depan harapannya dipertimbangkan waktu masing-masing cabor karena butuh prepare," tambahnya.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Lebih lanjut Rumpis menyampaikan evaluasi ini penting karena Porda 2021 mendatang diharapkan bisa semakin berkualitas.

Sementara itu, Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto turut mengingatkan agar panitia pelaksanan (Panpel) Porda lalu bisa segera menyelesaikan seluruh kewajiban mereka yang belum tuntas.

Terutama berkaitan dengan laporan anggaran, karena aka nada pemeriksaan terkait akuntabilitas anggaran PORDA yang menggunakan APBD. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved