Bantul

Burung Si Puter Jadi Maskot Pilkada Bantul

Maskot pilkada Bantul rencananya akan diluncurkan secara resmi di Stadion Sultan Agung, pada Minggu, 24 November.

Burung Si Puter Jadi Maskot Pilkada Bantul
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho bersama para komisioner KPU mengenalkan Si Puter sebagai maskot pilkada Bantul mendatang. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menyambut pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul memperkenalkan burung si Puter sebagai maskot pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Si Puter, sebagai maskot pilkada, oleh KPU Bantul rencananya akan diluncurkan secara resmi bersamaan dengan Jingle "Bantul memilih 2020" di Stadion Sultan Agung, pada Minggu, 24 November mendatang.

Komisioner KPU Bantul divisi Sumberdaya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, Musnif Istiqomah mengatakan pemilihan burung si puter sebagai maskot Pilkada Bantul tidak sembarang asal menentukan.

Melainkan dengan perhitungan matang.

Pilkada Bantul, Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hanya Menjabat Empat Tahun

Menurutnya, si puter merupakan salah satu fauna endemik asli dari Kabupaten Bantul.

"Pemilihan Bupati, kan, sifatnya lokal, daerah. Jadi pemilihan si puter sebagai maskot, kita ingin ada sesuatu yang kita angkat sebagai simbol yang dipunyai asli dari Bantul," kata dia, Jumat (22/11/2019)

Menurut dia, burung si puter hidup di Bumi Projotamansari dan keberaniannya tidak terlalu banyak, sehingga perlu dikenalkan kepada orang banyak.

Terlebih, si puter sebagai burung asli Bantul telah mendapatkan SK dari Bupati Bantul sejak tahun 1998.

"Maka kita kemudian memilih ini menjadi maskot pemilihan Bupati dan wakil Bupati Bantul," terangnya.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Burung si puter yang dikenalkan sebagai maskot pilkada Bantul digambarkan sedang berdiri dan memakai sepatu.

Satu di antara sayapnya memegang spanduk bertuliskan 23 September 2020, sebagai tanggal pemilihan.

Ditambahkan Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan, selain sebagai nama burung endemik asli Bantul, kata "Si Puter" juga merupakan sebuah akronim.

Singkatan dari simbol pemilihan untuk memilih pemimpin yang egaliter dan responsif (si puter).

"Harapannya dari hasil Pilkada, kita ingin mendapatkan satu pasang pemimpin yang merakyat dan responsif terhadap permasalahan masyarakat Bantul, sekaligus mewujudkan visi Bantul Projotamansari," harap dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved