Bantul
Buka Penjaringan Kepala Daerah, Gerindra Akui Sudah Dilirik Banyak Kandidat
Partai Gerindra Bantul saat ini tengah membuka pendaftaran untuk bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan diusung pada Pilkada 2020 mendatang.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Partai Gerindra Bantul saat ini tengah membuka pendaftaran untuk bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan diusung pada Pilkada 2020 mendatang.
Sejumlah kandidat, diakui telah memberikan konfirmasi untuk mendaftar.
"Total yang sudah konfirmasi mendaftar dari eksternal ada empat. Sedangkan kader internal dari Jogja ada tiga," kata Sekretaris partai Gerindra Bantul yang juga masuk dalam tim penjaringan, Darwinto, Minggu (10/11/2019).
• Suharsono Larang Para ASN di Bantul Ikut Kampanye saat Pilkada 2020
Ia merinci sejumlah kandidat eksternal yang mengonfimasi untuk mendaftar adalah politikus PAN, Mahmud Ardi Widanto yang sudah lebih dulu mendaftar.
Kemudian, Ketua DPC Demokrat Bantul Nur Rakhmat JP, mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Setiya, dan dari kalangan pengusaha, Dewata Eka Putra.
Sementara untuk kalangan kader internal partai berlambang Garuda itu, dikatakan Darwinto, ada tiga kandidat yang potensial.
Mereka adalah Nur Subiantoro (Wakil Ketua DPRD Bantul), lalu Danang Wahyu Broto (Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY) dan Agung Britantono (Kader Senior).
Ketiganya diusulkan sebagai bakal calon Wakil Bupati.
Selain tiga nama yang merupakan kader dari Yogyakarta, di Pilkada Bantul, dikatakan Darwinto, Gerindra dilirik juga oleh kader yang domisili di Jakarta.
Namanya Erlina.
"Erlina ini dulu sempat menjadi Caleg Gerindra Dapil DIY asli Bantul namun sekarang domisili di Jakarta sebagai pengacara," terangnya.
"Erlina sudah konfirmasi untuk mengambil formulir pendaftaran," imbuh dia.
• Jelang Pilkada 2020, Ketua DPD PAN Bantul Daftarkan Diri Lewat Partai Gerindra
Lebih lanjut, Darwinto menjelaskan, sejumlah nama yang sudah konfirmasi untuk mendaftar semuanya mengincar posisi calon wakil Bupati (cawabup), kecuali Dewata yang diakuinya masih menimbang-nimbang.
Ingin mendaftar sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati.
Adapun selain pendaftaran untuk kalangan eksternal dan internal, menurut Darwinto, tim penjaringan Kepala Daerah dari Gerindra juga akan melakukan penjaringan dengan menindaklanjuti usulan masyarakat.
Ada beberapa nama yang diusulkan masuk dalam penjaringan, di antaranya adalah Abdul Halim Muslih sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa dan Joko Purnomo selaku ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
"Usulan dari masyarakat ini yang akan kita undang untuk berpartisipasi," katanya.
Darwinto mengaku akan menampung semua calon yang mendaftar maupun yang terjaring.
Kemudian akan menyampaikan ke DPD Gerindra DIY setelah memenuhi syarat administratif.
Rencananya, penjaringan tingkat DPD akan digelar pada Desember mendatang.
Melalui pemaparan visi misi dan fit and proper test.
Dalam kegiatan penjaringan ini, menurut dia, semua bakal calon memiliki peluang yang sama.
Termasuk Suharsono dan Dewata Eka Putra, jika keduanya sama-sama menginginkan tiket rekomendasi sebagai Kepala Daerah melalui partai Gerindra.
"Peluangnya sama. Nanti diadu dalam pemaparan konsep kerja dan visi misi. Dari situ akan kelihatan mana calon yang visioner dan mana calon yang normatif. Calon yang visioner inilah yang akan kita rekomendasikan ke DPP untuk mendapatkan tiket," jelas dia. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sekretaris-partai-gerindra-kabupaten-bantul-darwinto.jpg)