Breaking News:

Kriminal

Dari Kasus Narkotika, Polres Sleman Berhasil Ungkap Kasus Aborsi

Menurut keterangan dari kepolisian, SA nekat menggugurkan bayinya di rumah kos dusun Jatirejo Sendangadi Mlati, lantaran belum siap menikah.

Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sepasang kekasih berinisial SA (19) asal Sragen dan JS (27) asal Bayan Purworejo ditangkap aparat Polres Sleman.

Keduanya ditangkap lantaran melakukan praktik aborsi janin yang berusia empat bulan.

Menurut keterangan dari kepolisian, SA nekat menggugurkan bayinya di rumah kos dusun Jatirejo Sendangadi Mlati, lantaran belum siap menikah.

Selain itu, petugas juga mengamankan pelaku yakni EA (19) warga Sendangadi Mlati, karena ikut membantu menguburkan janin.

Batas Usia Minimal Pernikahan 19 Tahun, Aborsi Dikhawatirkan Meningkat

Praktik aborsi yang diketahui, Kamis (24/10/2019) malam ini sempat menggegerkan warga setempat.

Selanjutnya kedua pelaku JS dan EA digelandang ke Mapolres Sleman guna mempertanggungjawabkan perbuatanya.

"SA masih berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan. Termasuk membersihkan kandungan usai melahirkan, diduga tali plasenta masih didalam," ujar Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rudy Prabowo, Jumat (25/10/2019).

Dijelaskan Rudy, terungkapnya praktik aborsi itu berawal dari pengembangan kasus narkotika yang di ungkap Satres narkoba Polres Sleman.

Dari pengakuan pelaku, SA membeli pil Sytotec untuk mengugurkan kandungan.

Mahasiswi Terciduk di Tempat Praktik Aborsi saat Digerebek Polisi, Dipastikan Sedang Hamil 4 Minggu

Halaman
12
Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved