Kasus Aborsi

Mahasiswi Terciduk di Tempat Praktik Aborsi saat Digerebek Polisi, Dipastikan Sedang Hamil 4 Minggu

Mahasiswi yang diduga sebagai pasien praktik aborsi sedang memang dalam kondisi hamil 4 minggu, sesuai keterangan ahli kandungan di RSUD Mardi Waluyo.

Mahasiswi Terciduk di Tempat Praktik Aborsi saat Digerebek Polisi, Dipastikan Sedang Hamil 4 Minggu
via surya.co.id
Polisi melakukan olah TKP di lokasi yang diduga dijadikan tempat praktik aborsi oleh N di wilayah Kepanjenkidul, Kota Blitar. 

Mahasiswi Terciduk di Tempat Praktik Aborsi saat Digerebek Polisi, Dipastikan Sedang Hamil 4 Minggu

TRIBUNJOGJA.COM - Mahasiswi berusia 21 tahun ikut terciduk polisi saat penggerebekan rumah seorang mantan bidan yang diduga menjadi tempat praktik aborsi di Kota Blitar.

Mahasiswi yang diduga sebagai pasien praktik aborsi tersebut, dipastikan memang sedang dalam kondisi hamil empat minggu.

Polisi memastikan hal itu setelah mengecek kondisi kandungan mahasiswi yang ikut digerebek tersebut, ke ahli kandungan di RSUD Mardi Waluyo.

"Sudah kami cek ke RSUD Mardi Waluyo, pasien itu memang hamil. Usia kandungannya masih empat minggu," ujar Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Kamis (28/3/2019), dikutip tribunjogja.com dari surya.co.id.

Untuk status hukum pasien, menurut Heri, juga masih dalam proses penyelidikan.

Heri juga enggan menyebutkan detail identitas pasien yang ikut digerebek di rumah mantan bidan.

"Yang jelas pasien itu masih mahasiswi, usianya sekitar 21 tahun," katanya.

Hasil penggeledahan

Kondisi rumah mantan bidan, N, di Jalan Semeru, Kota Blitar, yang diduga digunakan tempat praktik aborsi ilegal, Rabu (27/3/2019).
Kondisi rumah mantan bidan, N, di Jalan Semeru, Kota Blitar, yang diduga digunakan tempat praktik aborsi ilegal, Rabu (27/3/2019). (surya/samsul hadi)

Sebelumnya, aparat Satreskrim Polres Blitar Kota sedang menyelidiki dugaan kasus aborsi yang dilakukan, N (80), seorang mantan perawat di Kota Blitar.

Polisi sudah menggeledah rumah N di wilayah Kepanjenkidul, Kota Blitar, yang diduga menjadi tempat praktik aborsi.

Heri mengatakan, saat dilakukan penggeledahan di rumah mantan perawat tersebut, N sedang melayani pasien.

Halaman
1234
Editor: ose
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved