Kasus Aborsi

Mahasiswi Terciduk di Tempat Praktik Aborsi saat Digerebek Polisi, Dipastikan Sedang Hamil 4 Minggu

Mahasiswi yang diduga sebagai pasien praktik aborsi sedang memang dalam kondisi hamil 4 minggu, sesuai keterangan ahli kandungan di RSUD Mardi Waluyo.

Mahasiswi Terciduk di Tempat Praktik Aborsi saat Digerebek Polisi, Dipastikan Sedang Hamil 4 Minggu
via surya.co.id
Polisi melakukan olah TKP di lokasi yang diduga dijadikan tempat praktik aborsi oleh N di wilayah Kepanjenkidul, Kota Blitar. 

Tapi, ketika polisi datang, dugaan praktik aborsi itu baru dimulai. Polisi tidak menemukan janin di lokasi.

"Mereka baru mulai, kami hanya menemukan alat medis dan bercak darah di lokasi," ujarnya.

Untuk mendalami kasus tersebut, polisi memeriksakan pasien itu ke ahli kandungan di RSUD Mardi Waluyo.

Polisi ingin mengetahui kondisi janin di perut pasien itu.

Kini, berdasarkan keterangan ahli kandungan RSUD Mardi Waluyo, mahasiswi yang diduga merupakan pasien praktik aborsi tersebut memang sedang hamil.

Satu pasien/bulan

Mantan bidan, N (80), diduga membuka praktik aborsi sudah sekitar lima tahun. Setiap bulan, N melayani minimal satu pasien.

"Pengakuannya, dia sudah lima tahun buka praktik itu. Setiap bulan selalu ada pasien minimal satu," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Kamis (28/3/2019).

Heri menuturkan N hanya mau melayani praktik aborsi untuk pasien yang usia kandungannya maksimal empat minggu.

Seperti pasien yang ikut digerebek di lokasi, usia kandungannya juga masih empat minggu.

Halaman
1234
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved