Kulon Progo

Maskapai Incar Jamaah Umroh di Bandara YIA Kulon Progo

Perjalanan ibadah umroh menjadi pasar pertama yang akan digarap pada musim panas (summer) tahun depan atau sekitar Maret-April 2019.

Maskapai Incar Jamaah Umroh di Bandara YIA Kulon Progo
TRIBUNJOGJA/SINGGIH WAHYU N
Suasana area gerbang utama beserta jalan penghubung di dalam kawasan Bandara YIA di Temon, Kulon Progo, Jumat (2/8/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Maskapai pembawa bendera negara (flag carrier), Garuda Indonesia menyatakan kesiapannya untuk segera membuka rute penerbangan internasional di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) Kulon Progo.

Perjalanan ibadah umroh menjadi pasar pertama yang akan digarap pada musim panas (summer) tahun depan atau sekitar Maret-April 2019.

Supervisor Station and Service YIA Garuda Indonesia, Permadi Usman mengatakan maskapainya sudah bisa mendarat di Bandara YIA dengan pesawat berbadan lebar seperti Airbus A330 seperti telah dilakukan untuk rute penerbangan terjadwal di akhir pekan.

Landasan pacu (runway) YIA disebutnya sudah bisa didarati pesawat besar lainnya seperti Boeing 777 sehingga pihaknya menilai perjalanan umroh sudah bisa dilayani di bandara tersebut.

11 Rekomendasi Restoran Jepang di Kota Yogyakarta yang Perlu Kamu Tahu

"Planning kita ke depan, umroh akan kita jadwalkan berangkat dari sini (YIA). Summer lah atau April, mungkin kita sudah siap angkut jamaah dengan Airbus,"kata Permadi di sela kegiatan Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) di Bandara YIA, Jumat (18/10/2019).

Pihaknya saat ini memang masih mengajukan permohonan izin slot ke Kementerian Perhubungan untuk pelayanan rute internasional itu.

Hal ini dilatari oleh potensi pasarnya yang cukup besar untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY di mana saat ini penerbangan langsung (direct flight) Garuda Indonesia ke tanah suci di Arab Saudi itu hanya terlayani di Bandara Adisumarmo Solo.

Sedangkan jika YIA sudah beroperasi penuh nantinya, penerbangan bisa dilakukan secara langsung dari bandara ini dengan pesawat berbadan besar yang muat hingga 350-400 penumpang dalam sekali keberangkatan.

"Perjalanan umroh cenderung terus ada. Di Solo itu jadwalnya sudah tiga kali per minggu. Diharapkan nanti yang seputaran Yogyakarta bisa berangkat dari sini (YIA)," tambah Permadi.

Pada April 2020 nanti, Garuda Indonesia lebih berfokus pada pelayanan penerbangan untuk rute-rute regional Asia Tenggara meski tak menutup kemungkinan juga ada jadwal penerbangan ke Jepang atau China yang pasarnya relatif baik.

Penilaian Potensi Gangguan dan Risiko di Bandara YIA, Garuda Indonesia Beri Warna Hijau

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved