Yogyakarta

Program Sepatu Jolifa DIY Sabet Penghargaan Nasional

Program Sistem Perpustakaan Terpadu Jogja Library for All (Sepatu Jolifa) milik Pemda DIY mendapatkan penghargaan TOP 45 Sinovik 2019 yang diadakan ol

Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY kembali mendapat penghargaan nasional.

Program Sistem Perpustakaan Terpadu Jogja Library for All (Sepatu Jolifa) milik Pemda DIY mendapatkan penghargaan TOP 45 Sinovik 2019 yang diadakan oleh KemenpanRB RI.

Sepatu Jolifa merupakan sistem yang menawarkan layanan perpustakaan secara online yang bisa diakses melalui www.jogjalib.com, maupun offline dengan mengakses layanan silang kunjung maupun silang pinjam.

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kepada Wagub DIY KGPAA Paku Alam X di Istana Wapres RI, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Raih IPK Tertinggi Nasional, Wagub DIY : Bukan Ajang Pamer dan Berpuas Diri, Ini Jadi Cambuk

Layanan ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang menerapkan pengelolaan perpustakaan dengan sistem inter library loan tingkat provinsi.

Sepatu Jolifa menawarkan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses sumber informasi seluruh perpustakaan DIY.

Hingga saat ini sejumlah 39 perpustakaan di DIY telah tergabung dalam Sepatu Jolifa.

"Sepatu Jolifa merupakan bentuk kepedulian dan usaha Pemda DIY untuk mencerdaskan masyarakat melalui kemudahan mengakses literasi yang tersedia, " jelas Wagub DIY, KGPAA Paku Alam X melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja, Selasa (15/10/2019) malam.

Menurut Paku Alam X, sudah sewajarnya pemerintah mengakomodir kebutuhan literasi masyarakat.

Sepatu Jolifa juga menyediakan kemudahan untuk mengakses informasi dan kenyamanan dalam transaksi peminjaman koleksi buku, sehingga akan menjadi kunci dalam pengembangan information society.

DIY Raih Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Tertinggi se-Indonesia

Sebelum adanya Sepatu Jolifa, pencarian buku dilakukan dengan mendatangi satu persatu perpustakaan yang sekiranya menyediakan buku yang dibutuhkan.

Setelah adanya Sepatu Jolifa, sejumlah kemudahan mulai terasa seperti adanya mekanisme meminjam antar perpustakaan, memberikan kemudahan layanan berupa pengantaran buku oleh petugas pengantaran, sehingga ada efisiensi waktu, lebih ekonomis, serta akses lebih luas.

Sri Paduka menyampaikan harapan atas keberadaan Sepatu Jolifa untuk dapat meningkatkan kecerdasan masyarakat.

Dengan meningkatnya kecerdasan masyarakat, tujuan Pemda DIY untuk menjadikan masyarakat DIY menjadi teredukasi dalam berbagai bidang akan tercapai.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved